Sebanyak 556 Warga Binaan Lapas Kelas I Makassar mendapat Remisi Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah

MAKASSAR – pantau24jam.com. Sebanyak 556 warga binaan Lapas Kelas I Makassar mendapat Remisi Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, Penyerahakan remisi dilakukan kepala divisi pemasyarakatan kantor wilayah kementerian hukum dan hak asasi manusia (Kadivpas Kanwil Kemenkumham) sulsel Dr. Suprapto didamping Kalapas Kelas 1 Makassar Hernowo Sugiastanto Kepada Empat Perwakilan Warga Binaan Rutan Makassar. Senin, 2/5/2022.

Remisi hari raya idul fitri 1443 hijriah ini diserahkan kepala divisi pemasyarakatan kantor wilayah kementerian hukum dan hak asasi manusia (Kadivpas Kanwil Kemenkumham) Sulawesi selatan Dr. Suprapto usai pelaksanaan shalat Idul Fitri dilapangan Lapas Kelas 1 Makassar. Remisi diserahkan kepada empat perwakilan warga binaan Kelas 1 Makassar.

Kepala divisi pemasyarakatan kantor wilayah kementerian hukum dan hak asasi manusia (Kadivpas Kanwil Kemenkumham) sulawesi selatan Dr Suprapto menyampaikan bahwa Pemberian remisi hari raya idul fitri 1443 hijriah sebagai wujud perhatian dan sarana motivasi kepada para narapidana.

“Pemberian remisi hari raya idul fitri 1443 H sebagai wujud perhatian dan sarana motivasi kepada para narapidana agar menjadi seseorang yang lebih baik lagi kedepannya dan berperilaku sesuai aturan,” ujarnya.

Kalapas Kelas 1 Makassar Hernowo Sugiastanto menambahkan bahwa harapan kedepannya bagi narapida yang mendapatkan remisi dihari Idul Fitri 1443 Hijriah ini, sesuai persyaratan yang sudah diterapkan ataupun dilakukan dengan baik.

“Bagi narapida yang mendapatkan remisi yang ditetapkan berkelakuan baik, khusus narapidana yang tidak pernah melakukan palanggaran. Kemudian untuk narapidana yang bebas hari ini bisa kembali berkumpul bersama keluarganya sesuai proses hukum yang diberikan oleh pemerintah,” tuturnya. Dilansir KlewangNews.com

Adapun jumlah warga binaan yang memperoleh remisi hari raya idul fitri 1443 hijriah sebanyak 556 Orang dengan jumlah penghuni 901 Orang diantaranya Narapidana 872 Orang dan Tahanan 29 Orang, Satu diantaranya lansung bebas setelah mendapatkan asimilasi rumah.

Besaran remisi khusus yang di terima narapidana yakni tindak pidana umum RK-I sebanyak 542 Orang, Tindak pidana Umum RK-II sebanyak 3 Orang, Tindak pidana Korupsi PP 99 RK-I 8 Orang, Tindak pidana Korupsi PP 99 RK-II 0 Orang, Tindak Pidana Korupsi PP 28 RK-I 3 Orang, Tindak Pidana Korupsi PP 28 RK-II 0 Orang.

Untuk jumlah keseluruhan narapidana yang tidak mendapatkan remisi sebanyak 337 Orang diatarany tindak pidana yang tidak memenuhi syarat PP-99 sebanyak 117 Orang, tindak pidana yang tidak memenuhi syarat PP-28 sebanyak 2 Orang, Tindak pidana yang tidak memenuhi syarat pidana umum sebanyak 219.

Sementara jumlah narapidana yang memperoleh remisi berdasarkan besaran perolehan diantaranya 15 hari 59 Orang, 1 bulan 283 Orang, 1 bulan 15 hari 148 Orang, dan 2 bulan 66 Orang.

Red