Plat Hitam Ganti Putih Mobil dan Motor, Polri Usul Kendaraan Bakal Dipasangi Chip, Canggih

JAKARTA – pantau24jam.com. Korps Lalu Lintas Kepolisian RI (Korlantas Polri) tengah mempersiapkan aturan soal pelat nomor kendaraan bermotor pada tahun 2022.

Pada tahun 2022 polri berencana akan melakukan perubahan warna dasar pelat nomor kendaraan bermotor menjadi putih dan huruf serta angka berubah hitam.

Polri juga akan memasang chip pada plat kendaraan dilakukan dengan tujuan spesial.

Direktur Regident Korlantas Polri Brigjen Pol Yusri Yunus menyatakan kalau teknologi ini pasti akan dipasangkan pada kendaraan roda dua ataupun roda empat dalam waktu dekat.

Yusri Yunus menyatakan kebijakan ini diberlakukan untuk memaksimalkan penggunaan electronic traffic law enforcement (ETLE).

“ETLE ini merupakan sistem tilang elektronik berupa kamera-kamera yang dipasangkan di jalanan untuk memantau adanya pelanggaran lalu lintas”, ujar Direktur Regident Korlantas Polri Brigjen Pol Yusri Yunus. Senin, 24/1/2022.

Nantinya chip yang dipasang pada pelat nomor akan berisi data dari pemilik kendaraan sehingga akan memudahkan proses penilangan.

Penggunaan chip pada pelat nomor kendaraan ini sudah diatur dalam aturan Peraturan Polisi (Perpol) Nomor 7 Tahun 2021.

“Hal ini dilakukan untuk mendorong ETLE juga. Karena nanti semuanya akan menggunakan basis teknologi. Jadi di dalam pelat nomor itu akan ditanam chip dan tertera data-data pemilik kendaraan”, terangnya.

Pelat kendaraan yang berwarna hitam akan diganti pelat berwarna putih. Tidak hanya sampai di situ, pelat putih tersebut nantinya juga akan dipasangi chip berupa radio frequency identification (RFID).

“Chip tersebut memang benar akan ada ke depannya, apalagi sekarang sudah Revolusi 4.0,” ujar Dirregident Korlantas Polri Brigjen Yusri Yunus dalam keterangannya.

Yusri menyebut chip tersebut memiliki banyak fungsi. Nantinya, chip tersebut dapat memuat data kendaraan pribadi, data penindakan bukti pelanggaran, dapat digunakan untuk pembayaran e-toll serta untuk membayar parkir kendaraan.

“Chip ini memiliki kegunaan yang banyak sekali. Nanti chip ini memuat data kendaraan pribadi. Ada data penindakan bukti pelanggaran dan sebagainya. Kemudian bisa digunakan untuk e-toll dan parkir elektronik,” ucap Yusri.

Dirinya menerangkan pemberlakuan chip pada pelat putih tersebut akan berkolaborasi dengan pihak penyedia jalan tol. Pemilik kendaraan dengan jenis pelat tidak sesuai nantinya tidak akan bisa melewati gerbang tol.

Lebih lanjut Yusri menyebut penggantian pelat hitam ke putih itu tidak dipungut biaya. Pihaknya akan mulai mensosialisasikan penggunaan pelat putih tersebut.

“Dan ini semua tanpa membebani masyarakat, tanpa ada biaya-biaya. Kami meminta dukungan sambil kita jalan pelan-pelan tahun ini untuk sosialisasi,” kata Yusri.

Pelat Putih Mulai Dipakai pada 2022
Sebelumnya, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan sejumlah inovasi di bidang registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor. Pada TNKB (tanda nomor kendaraan bermotor) baru nantinya bakal dilengkapi dengan chip.

Kasubdit STNK Korlantas Polri Kombes Taslim Chairuddin menjelaskan pergantian pelat nomor atau TNKB baru dengan dasar warna putih bakal dilaksanakan secara bertahap.

“Penggantian ini diatur dalam Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2021 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor yang diundangkan dan berlaku sejak 5 Mei 2021”, pungkas Taslim.

Red

Related posts