Komisariat STKIP Bina Mutiara Melaksanakan Tasyakuran Milad Kohati Ke-55

  • Whatsapp
Komisariat STKIP Bina Mutiara Melaksanakan Tasyakuran Milad Kohati Ke-55

Sukabumi, Journalnews.co.id – HMI Komisariat STKIP BINA MUTIARA menyelenggarakan tasyakuran milad Kohati korp HMI WATI ke 55 bertempat di aula kantor Desa Citepus kecamatan Palabuhanratu kabupaten Sukabumi pada hari Minggu (26/08/2021).

Kegiatan yang bertemakan “BAKTI KOHATI UNTUK NEGERI”, diisi dengan berbagai kegiatan diantaranya; kegiatan “dialog publik membedah problematika perempuan dalam kancah dunia pendidikan dan politik” yang dihadiri oleh peserta dari kalangan pelajar sampai dengan mahasiswa.
Rangkaian kegiatan yang dibalut dalam tema “Bakti Kohati untuk Negeri” dibuka oleh Reni Krisnawati sebagai ketua umum KOHATI cabang Sukabumi yang dalam kegiatan ini juga memberikan materi kepada para peserta.
Rangkaian kegiatan Kohati ini juga dihadiri oleh pengurus besar HMI cabang Sukabumi, pengurus KAHMI Sukabumi serta Kader HMI yang berada diwilayah Palabuhanratu cabang Sukabumi.
Selanjutnya ketua ketua umum HMI Komisariat STKIP Bina Mutiara, Lilis Lidya Ningsih atau yang lebih dikenal dengan sebutan “Ambu” ini, menyampaikan “harapan dan pesan dalam rangkaian Milad Kohati ke 55 ini, kiprah Kohati sebagai wadah organisasi perempuan harus mampu memberikan solusi dalam setiap permasalahan yang terjadi dalam berbagai masalah dalam kehidupan masyarakat, terkhusus pada perempuan memerlukan upaya responsif dan solutif, dalam hal ini Kohati sebagai wadah organisasi perempuan harus mampu menghadirkan solusi itu walaupun kita ada dimasa pandemi”, ujar Lilis kepada media.
Lilis pun menambahkan, “kader-kader Kohati khususnya yang ada di Palabuhanratu cabang Sukabumi diharapkan selalu ingat akan peran dan fungsinya dalam masyarakat untuk senantiasa turut andil dalam menyelesaikan permasalahan sosial yang terjadi, Kohati sebagai bagian dari masyarakat tentunya karya nyatanya sangat diharapkan oleh masyarakat apalagi menyangkut masalah sosial” pungkas Lilis.
Selanjutnya acarapun dilanjutkan dengan acara utama yaitu dialog publik, yang menghadirkan dua orang pemateri.
Pemateri ke satu Ayunda Estetika Handayani. M.Pd. membawa materi tentang: “Perempuan dan pendidikan politik di Indonesia” dan pemateri kedua Reni Krisnawati S.Pd. membawa materi tentang ” Problematika perempuan dan pendidikan”.
Acara tersebut dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. (Wawan Setiawan)

Related posts