Diduga Bisnis Tambang Galian C Milik Oknum DPRD, Imbasnya Akses Jalan Nasional Rusak

  • Whatsapp

ENREKANG – pantau24jam.com. Status jalan Nasional yang disandang poros Pinrang-Enrekang-Tanatoraja via Desa Mallaga Kecamatan Cendana kabupaten Enrekang sudah tidak layak lagi.

Hal ini disebabkan karena jalur yang membentang di sebelah barat kampung kabere ini sepanjang 1 km sudah menjadi jalan berkubang alias tak beraspal lagi.

Puluhan mobil roda 10 bak ganda yang mengangkut bahan material tambang golongan C siang malam hilir mudik membuat jalan tersebut yang tadinya beraspal kini berubah menjadi tanah berlumpur di musim hujan dan berdebu di musim kemarau.

Perusahaan tambang golongan C milik seorang oknum anggota DPRD Enrekang ini yang juga merupakan kelahiran kampung Kabere seakan-akan menganggap biasa dan cuek dengan kerusakan jalan Nasional ini.

Beberapa penduduk yang mulai kesal dengan keadaan ini, menkonsolidasikan diri dibawah sebuah kolong rumah untuk bertindak namun dicegat oleh seorang aktifis LSM.

“Jangan anarkis dan jangan main hakim sendiri”, ujar sang aktifis LSM Andi Chan Pamassangi. Sabtu, 25/9/2021 sekira pukul 16.35 WITA

“Mari kita melalui jalur hukum. Kejengkelan warga ini sangat bisa dimaklumi karena selain menghancurkan jalan nasional juga aktifitas tambang di alur sungai Mallaga sudah berada diambang titik menghawatirkan”, terangnya

Betapa tidak, dinding sungai atau tebing yang berada dibelakang rumah penduduk tinggal beberapa centimeter sudah mencapai tiang rumah yang artinya rumah penduduk dan kandang sapi perah terancam ambruk jatuh ke sungai.

Adalah Andi Chan Pamassangi aktifis LSM yang kebetulan berada di lokasi tersebut ketika dimintai tanggapannya oleh wartawan mengatakan sangat menyesalkan kehadiran penambang disungai ini.

Jika ada izinnya maka yang mengeluarkan surat ijin pertambangan tidak faham karakter sungai Mallaga termasuk topografinya apakah lagi pemilik tambang Ini merupakan seorang anggota DPRD yang seharus membawa suara aspirasai penderitaan rakyat namun justru dialah yang menumpuk penderitaan rakyat yang diwakilinya. Sungguh tega gerutu Andi Chan menutup pembicaraan.

Hingga berita ini diposting, media ini belum berhasil konfirmasi oknum anggota DPRD Enrekang tersebut.

Opu

Related posts