Peringati HUT TNI Ke-76, Kodim 0716/Demak Gelar Pelayanan KB di Klinik Irma Solikin Mranggen

  • Whatsapp
Peringati HUT TNI Ke-76, Kodim 0716/Demak Gelar Pelayanan KB di Klinik Irma Solikin Mranggen

PLKB Kecamatan Mranggen bersama Koramil 12/Mranggen Kodim 0716/Demak saat menggelar bakti sosial pelayanan KB MKJB dan Implant dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun TNI ke-76 tahun 2021 di Klinik Irma Solikin, Desa Wringinjajar, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Rabu (23/09).


DEMAK, Pantau24jam.com, – PLKB Kecamatan Mranggen bersama Koramil 12/Mranggen Kodim 0716/Demak kembali menggelar bakti sosial pelayanan KB MKJB dan Implant dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun TNI ke-76 tahun 2021 di Klinik Irma Solikin, Desa Wringinjajar, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Rabu (23/09/2021).

Read More

Dalam bakti sosial di wilayah Kodim 0716/Demak, terutama di Kecamatan Mranggen kali ini ada 50 orang akseptor yang dilayani, guna mensukseskan pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), jenis Implant dan IUD. Mulai dari proses pendaftaran, pemeriksaan tekanan darah (tensi) dan berat badan, serta skrinning data personal calon akseptor.

Kasi pelayanan KB Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Demak, dr. Siti Fandila menuturkan, bahwa bakti sosial ini merupakan kerjasama antara P3AP2KB Kabupaten Demak dengan Kodim 0716/Demak, yang digelar di beberapa wilayah Kecamatan di Kabupaten Demak.

Menurutnya, bakti sosial dilakukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam ber-Keluarga Berencana (KB), dengan maksud untuk mengatur kelahiran, menurunkan angka kehamilan yang tidak diinginkan  serta untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan seluruh umat manusia akan pentingnya kesehatan reproduksi dalam rangka meningkatkan kualitas hidup.

“Bakti Sosial ini merupakan kerjasama Kodim Demak dengan kita, yang digelar di beberapa kecamatan di Kabupaten Demak. Aparat TNI yang mencari akseptor, kita yang mengeksekusinya,” katanya. 

Ketua koordinator PLKB Kecamatan Mranggen, Ferdi Tri, S.Psi., menyebut dari 50 orang yang terdaftar menjadi akseptor KB MKJP jenis IUD dan Implant di Klinik Irma Solikin, ada 4 orang yang dinyatakan gagal. Hal ini dikarenakan keempat orang tersebut memiliki tensi darah yang tinggi.

“Dari 50 orang akseptor, 5 orang ikut MKJP IUD, 41 orang Implant dan 4 orang dinyatakan tidak memenuhi syarat. Jadi yang bisa mengikuti pelayanan kali ini sebanyak 46 orang,” jelas Ferdi.

Hadir juga, Danramil 12/Mranggen Kapten Arm Sukartiyo, Kepala Klinik Irma Solikin Irma Setiyo Hastutik, PPKBD se-Kecamatan Mranggen, Batuud Koramil 12/Mranggen Serma Wahyu Hidayat beserta 2 anggota Koramil dan Persit Ranting 13 Koramil 12/Mranggen. (Feri)

Related posts