4 Tahun Hj.Haslinda menanti perhiasan seberat 239 Gram kembali ke pangkuannya, namun harapan tak kunjung wujud.

  • Whatsapp

Pantau24jam.com–Empat Tahun Sudah Hj.Haslinda menanti perhiasan emas seberat 239 Gram kembali ke pangkuannya, namun harapan tak kunjung wujud.

Paska kehilangan sejumlah perhiasan emas miliknya sejak bulan desember 2017 maka atas kehilangan perhiasan tersebut Hj. Haslinda mengajukan Laporan Kepada Polres Pangkep.

dengan bukti Laporan Polisi Nomor : LPB/31/ll/2018/SPKT/Polres PangkepTanggal,13Perbuari2018.dan
Surat Perintah penyidikan Nomor : SP – Sidik/22/lll/2018 Sat Reskrim Tanggal 31 Maret 2018 dari hasil proses penyidikan bahwa kedua terduga pelaku memberi keterangan bahwa sejumlah perhiasan itu di kumpulkan jadi satu dan kembali di simpan dalam brangkas.jelasnya

Sementara Kepada awak media Ibu Hj. Haslinda dalam keterangan nya bahwa sejumlah perhiasan yang di amankan oleh penyidik itu adala hak miliknya yang ia dapatkan dari pemberian orang tuanya dan sebagiannya ia beli di beberapa toko emas di kota Makassar, dan di tanah suci makkah pada saat menuangkan ibadah haji dan Ibu Hj. Haslinda juga menjelaskan bahwa kedua anaknya itu suda di tetapkan jadi status tersangka. Ujarnya.

Selanjutnya Hj. Haslinda juga menjelaskan bahwa dirinya heran atas tindakan sang oknum penyidik tiba tiba di hentikan dengan memberi surat SP. 3. kepada saya bahwa berdasarkan petunjuk kepala kejaksaan negeri Kabupaten Pangkep. Mengingat kedua terduga pelaku tidak terpenuhinya unsur pasal yang di sangkakan. “Namun mengapa penyidik masih tetap mempertahankan itu barang milik saya hingg 4 tahun ini belum juga di serahkan kembali kepada saya ucapnya dengan nada tanya.

Lanjutnya Ibu Hj Haslinda menjelaskan bahwa yang melaporkan kehilangan itu kan saya yang mengajukan berarti itu barang saya, dan ada apa penyidik masih menyimpan hak milik saya di ruangannya Keluhnya.

Sementara Bripka Mahyudin Selaku Penyidik Penggati Yunit Reskrim Polres Pangkep yang di temui oleh awak media ini di ruangannya dalam keterangannya Bahwa benar sejumlah barang perhiasan masih ada di tangan saya dan saya sudah berusaha untuk menyerahkan barang ini tapi harus harus kita hadirkan ibu Hj Haslinda dan penyidik juga siap menghadirkan kedua anaknya untuk menyaksikan di saat penyidik menyerahkan perhiasan itu kepada Hj. Haslinda.

Dan akhir pertemuan Bripka Mahyudin menjelaskan bahwa kami juga tidak akan menyerahkan secara sepihak apa lagi perhiasan ini sudah masuk dalam gugata gono gini yang kini sedang berlanjut di proses di Kantor Pengadilan agama ,Tandasnya.

Laporan : Andi Tawil
Editor : Redaksi

Related posts