Polisi Ciduk Mahasiswa Bawa Poster Minta Jokowi Benahi KPK

  • Whatsapp

SOLO – pantau24jam.com. Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Zakky Musthofa, menyebut, anggotanya ditangkap polisi gara² membentangkan poster bertuliskan aspirasi untuk menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo [Jokowi] ke UNS. Senin, 13/9/2021.

Mahasiswa yang juga anggota BEM membentangkan poster di Halte UNS, Jalan Ir Sutami, Solo. Poster yang dibentangkan bertuliskan antara lain,
• “Pak, Tolong Benahi KPK”,
• “Pak Tolong Beri Ruang Aman Bagi Kami”,
• “Pak Tolong Dukung Petani Lokal”,
• “Tuntaskan Pelanggaran HAM di Masa Lalu”,
dan lainnya.

Zakky menyatakan, rekan BEM UNS tidak membuat seruan aksi karena tidak memungkinkan. Akhirnya, mereka beraliansi dengan BEM di fakultas se-UNS membentangkan poster di Halte UNS. Dilansir Republika.

“Mereka didatangi setelah membentangkan poster. Niat kami memang menunggu Pak Jokowi datang. Tapi sepertinya sebelum Pak Jokowi datang mereka udah diamankan,” ucapnya Zakky saat dihubungi di Kota Solo, Jawa Tengah, Senin.

Zakky pun mempertanyakan apa kesalahan teman²nya sehingga dibawa polisi. Padahal, sambung dia, aksi mereka hanya menyampaikan aspirasi sebagai mahasiswa yang punya tanggung jawab membela rakyat. Namun, ternyata para mahasiswa tidak diberi kesempatan, baik secara akademis, maupun di jalanan.

“Padahal kami tidak membuat aksi yang besar. Menurut saya ini simbol pemerintah dan aparat sudah melupakan amanat reformasi. Padahal Undang² kita menjamin kebebasan berpendapat,” kata mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum UNS tersebut.

Zakky juga mengeklaim aksi para mahasiswa tidak bar². Bahkan tulisan dalam poster² tersebut tidak terlalu kasar.

Dia mengaku geram dengan adanya kejadian tersebut. “BEM UNS mengecam tindakan represi aparat terhadap mahasiswa yang membentangkan poster,” ujarnya.

Selain itu, empat mahasiswa lainnya juga dibawa oleh aparat. Mereka bernama Daffa, Khanif, Tekwo, Afif, Prama, Tema, dan Ammar.

Red

Pos terkait