Pasis Seskoau A-58 Gelar KKLN, Danseskoau: Tingkatkan Pemahaman Memecahkan Masalah Strategis

  • Whatsapp
Pasis Seskoau A-58 Gelar KKLN, Danseskoau: Tingkatkan Pemahaman Memecahkan Masalah Strategis
Danseskoau Marsda TNI Samsul Rizal bersama dua pembicara dari Atase Australia dan Korsel.

LEMBANG, BANDUNG, Pantau24jam.com, – Sesuai program pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau), kegiatan kuliah kerja bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemahiran Perwira Siswa (Pasis) memecahkan permasalahan strategis, kemampuan berpikir secara kritis, dan mengembangkan kreativitas yang tinggi dalam menganalisa tentang situasi lingkungan strategis baik aspek kebijakan strategis, politik luar negeri, diplomasi pertahanan serta pertahanan negara, khususnya kedaulatan negara di ruang udara.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut disampaikan Danseskoau Marsda TNI Samsul Rizal, S.I.P., M.Tr (Han)., saat membuka Kuliah Kerja Luar Negeri (KKLN) Pasis Seskoau Angkatan ke-58 di Bangsal Srutasal, Seskoau, Lembang, Bandung, Selasa (14/09/21).

Kuliah ini Bertemakan, “Kerja Sama dan Diplomasi Internasional Guna Melindungi Kedaulatan Negara di Ruang Udara Dalam Rangka Mewujudkan TNI Angkatan Udara Yang Disegani Di Kawasan”.

Pelaksanaan KKLN yang diselenggarakan secara langsung. 

Danseskoau menyebut, melalui kuliah ini, Pasis dapat mengetahui dan mendapatkan gambaran secara langsung tentang konsep kerja sama serta diplomasi internasional dalam rangka melindungi kedaulatan negara di ruang udara nasional, karena dalam kuliah kerja ini terdapat penjelasan secara akademis dari para narasumber negara-negara sahabat dalam mewujudkan kerja sama dan diplomasi sebagai salah satu langkah awal guna mewujudkan TNI Angkatan Udara yang disegani di kawasan.

Kedaulatan negara merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk dijaga dan memerlukan langkah-langkah diplomasi bilateral maupun multilateral dalam bentuk kerja sama kawasan regional serta global terutama terkait penguasaan teknologi kedirgantaraan yang mumpuni agar suatu negara dapat menguasai ruang udara secara efektif.  

Karena pentingnya kuliah kerja ini, lanjutnya, diharapkan Pasis dapat mengikuti rangkaian kegiatan secara serius sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan mengenai perkembangan kedaulatan negara di ruang udara nasional dan negara sahabat.

“Kita manfaatkan momen berharga ini untuk membuka wawasan dalam menentukan langkah strategis dengan mengedepankan kemampuan yang ada untuk menjaga dan melindungi kedaulatan negara dengan mewujudkan TNI Angkatan Udara yang disegani di kawasan,” jelas Danseskoau.

Selain itu, Danseskoau mengajak seluruh Pasis untuk menyimak dan berdiskusi dengan para narasumber untuk menggali informasi sebanyak-banyaknya serta cari referensi lainnya untuk mendukung konsep pemikiran yang nantinya akan dituangkan dalam sebuah naskah seminar.

Pada kesempatan ini mengundang narasumber antara lain Atase Pertahanan Australia Brigjen Justin Roocke yang memaparkan Kerja Sama Internasional dan Diplomasi Militer Untuk Mendukung Kedaulatan : Perspektif Australia, Atase Pertahanan Korea Selatan Captain (ROK Navy) Jung Yeun Soo menjelaskan Internasional Cooperation and Diplomacy for The Sake Of Safeguarding State Sovereignty in The Airspace to Achieve The Respected Indonesia Air Force in The Region, Peneliti Kajian Kebijakan Penerbangan dan Antariksa (Pusat KKPA) Dr. Mardianis, S.H., M.H., memaparkan Dinamika Kedaulatan dan Yuridiksi di Ruang Udara Sebagai Konsep Kerja Sama dan Diplomasi Internasional, serta Senior Military Adviser of BAE System UK Sir Andrew Pulford. (sg)

Pos terkait