Pemerintah Gencar Capai Herd Immunity, Jumlah Penerima Vaksin Tahap I Tambah 517.475 Orang

  • Whatsapp
Jumlah Penerima Vaksin Tahap Satu Tambah 517.475 Orang
Ilustrasi vaksin Covid-19.

Bacaan Lainnya

JAKARTA, Pantau24jam.com, – Penerima Pemerintah berbagai upaya untuk memulihakan kesehatan bagi masyarakat dengan program serbuan vaksinasi Covid-19 di berbagai wilayah di Tanah Air dalam rangka untuk membangun kekebalan kelompok atau herd immunity bagi penerima suntikan vaksi Covid-19. Covid -19 berkurang ekonomi meningkat. Sementara itu, penerima vaksin Covid-19 tahap Satu bertambah 517.475, sehingga jumlah menjadi 72.766.195 orang.

Demikian angka tersebut berdasarkan data yang diperoleh Pantau24jam.com, dari Graha BNPB, yang dilaporkan oleh pihak Kementerian Kesehatan, di Jakarta, pada Minggu (12/09/21).

Vaksinasi Tahap Dua jumlah penerima vaksin 41.734.734 setelah bertambah 200.394 orang.

Penerima vaksin Tahap Tiga mencapai 778.830 orang, setelah bertambah 3.105 orang.

Adapun target vaksinasi nasional sebanyak 208.265.720 orang.

Penanganan COVID-19 

Sementara itu, penularan COVID-19 kian tertekan, penambahan kasus terkonfirmasi positif, hari ini, 3.779 kasus, sehingga jumlah menjadi 4.167.511 kasus.

Provinsi Jawa Barat mengalami penambahan terkonfirmasi positif tertinggi, dengan bertambah 567 kasus.

Posisi itu, disusul Jawa Timur yang bertambah 367 asus, selanjutnya Jakarta 396 kasus, kemudian Sumatera Utara 281 kasus, dan Jawa Tengah 168 kasus.

Kasus aktif berkurang 5.810 kasus sehingga jumlah menjadi 109.869 kasus, dan pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau Suspek jumlah keseluruhan sebanyak 228.210 kasus.

Pemeriksaan atau uji spesimen yang dilakukan yakni sebanyak 198.052 spesimen.

Untuk provinsi dengan akumulasi positif terbanyak yakni DKI Jakarta mencapai 854.742 kasus, Jawa Barat 698.657 kasus, Jawa Tengah 477.203 kasus, Jawa Timur 398.657 kasus, dan Kalimantan Timur 154.589 kasus.

Pasien sembuh bertambah 9.410 orang, sehingga jumlah menjadi 3.918.753 orang.

Provinsi Jawa Tengah menjadi penyumbang angka sembuh tertinggi, dengan jumlah penambahan harian 2.004 kasus, disusul Jawa Timur 614 kasus, selanjutnya Jawa Timur 614 kasus, kemudian Sumatera Utara 527 kasus, dan Kalimantan Timur 375 kasus.

Kabar duka penambahan harian kasus meninggal dunia 188 kasus, sehingga jumlah menjadi 138.889 orang. (Her)