Diduga Korupsi ADD, Dua Mantan Kades di Muba Dilimpahkan ke Kejaksaan

  • Whatsapp
Diduga Korupsi ADD, Dua Mantan Kades di Muba Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dua terduga korupsi ADD saat ditahan di Mapolres Muba.


MUBA, Pantau24jam.com, – Unit Pidana Korupsi Satuan Reskrim Polres Muba, melimpahkan dua kasus korupsi dana Alokasi Dana Desa (ADD), kepada kejaksaan Negeri Sekayu, dengan dua tersangka Mantan Kades, yakni desa Tanjung Keputeran, Kecamatan Plakat Tinggi dan desa Madya Mulya Kecamatan Lalan Muba.

Bacaan Lainnya

Dua tersangka  yakni Bayumi merupakan Mantan Kades Tanjung Kaputeran, Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan dan Hermanto Mantan Kades Madya Mulya, Kecamatan Lalan.

Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SH SiK mengatakan untuk tindak pidana korupsi yang dilakukan mantan Kades Tanjung Kaputeran, kecamatan Plakat Tinggi  Bayumi, darinya telah diduga telah  merugikan negara sebesar Rp 413.853.202,53. 

” Ia diduga telah korupsi dana ADD anggaran tahun 2014, dimana pencairan sebanyak 2 termin,dari hasil penyelidikan ditemukan kerugian negara atau kegiatan fiktif yang dilakukannya,” ujar Alamsyah.

Kapolres Muba menyebut, pengakuan Bayumi bahwa ia melakukan tersebut untuk membayar hutang saat dirinya mencalonkan sebagai Kades.

“Ia diancam hukuman penjara, minimun 4 tahun maksimal seumur hidup, dengan denda minimum Rp500 juta, maksimal Rp 1 Milyar.

Sedangkan untuk mantan Kades Madya Mulya Kecamatan Lalan Muba, Hermanto dari hasil penyelidikan ditemukan kerugian negara sebesar Rp74.139.830.

“Tersangka Hermanto yakni  mantan kades 2006-2012, ia diancaman hukuman maksimal seumur hidup dan  denda Rp 500 sampai Rp 1 milyar

Dan Kedua tersangka sudah  P21 dan  akan dilimpahkan kejaksaan Sekayu,” pungkas Alamsyah didampingi kasat Reskrim AKP Ali Rojikin SH bersama Kanit Pidkor IPDA Jon Kenedy, Kasubag Humas IPTU Indra Jaya, Senin (13/9/21). (Rom)

Pos terkait