Kepala BNNP Jawa Barat Beri Kuliah Umum di Kampus STIKes Muhammadiyah Ciamis

Kepala BNNP Jawa Barat Beri Kuliah Umum di Kampus STIKes Muhammadiyah Ciamis

Ciamis: Kepala BNN Provinsi Jawa Barat, Brigjen Benny Gunawan, didampingi Kepala BNNK Ciamis Engkos Kosidin, memberikan kuliah umum tentang Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Dalam Mewujudkan Kampus Bersih Narkoba (Bersinar) kepada Mahasiswa STIKes Muhammadiyah Ciamis, bertempat di Auditorium Gd. KH. Ahmad Dahlan STIKes Muhammadiyah Ciamis,  Kamis (19/8/2021).

Menurut Ketua STIKes Muhammadiyah Ciamis Dedi Supriadi, dalam sambutannya menyampaikan selamat datang dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kepala BNN Provinsi Jawa Barat yang berkenan hadir untuk memberikan kuliah umum kepada mahasiswa STIKes Muhammadiyah Ciamis baik yang hadir langsung di Auditorium maupun yang mengikuti kuliah umum ini secara daring. 

Read More

Sosialisasi bahaya narkoba yang disampaikan dalam kuliah umum bagi mahasiswa ini adalah untuk memberikan informasi yang tepat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. 

Dengan kuliah umum ini, diharapkan bisa menambah wawasan bagi mahasiswa, juga menjadi bekal ke depan bagaimana mencegah narkoba kepada masyarakat luas. 

Selanjutnya penyampaian materi oleh Kepala BNN Provinsi Jawa Barat Brigjen, Benny Gunawan, dengan judul materi “Sosialisasi P4GN untuk Mewujudkan Kampus Bersinar.”

Benny mengatakan bahwa kejahatan narkotika merupakan salah satu jenis kejahatan extraordinary crime yang merupakan kejahatan terorganisir lintas negara atau internasional yang dapat menjadi ancaman serius karena dapat merusak sendi-sendi kehidupan suatu bangsa. 

Dedi memaparkan, semua pihak harus melakukan perlawanan terhadap narkotika.

 “Saat ini, permasalahan kejahatan narkoba di Jawa Barat dalam kondisi yang memprihatinkan. Hal tersebut terjadi karena Indonesia, merupakan pasar yang potensial untuk peredaran gelap narkoba. Menyasar ke seluruh pelosok daerah, termasuk Jawa Barat, dan menyasar ke seluruh kalangan, generasi milenial,” ujar Benny.

Peran kampus sangat penting dalam upaya penyalahgunaan narkotika melalui peningkatkan peran mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan  berfungsi sebagai satuan tugas anti narkotika. 

“Selain itu jugaada pelaksanaan sosialisasi wajib lapor dan rehabilitasi bagi pecandu atau penyalahguna narkotika, peningkatan kompetisi dan sumber daya manusia dibidang pencegahan penggunaan narkotika,” pungkas Benny. (Rimba Raya)

 

Related posts