Tinjau Pelatda Tinju di HS Boxing, Wakil CdM Kontingen DKI : Persiapan Harus Maksimal

  • Whatsapp
Tinjau Pelatda Tinju di HS Boxing, Wakil CdM Kontingen DKI : Persiapan Harus Maksimal

Wakil CdM Kontingen DKI  Jakarta Didi O Affandi saat meninjau Pelatda Tinju DKI di HS Boxing Camp Ciseeng, Bogor Jawa Barat.


BOGOR, Pantau24jam.com, – Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua akan berlangsung pada 2-15 Oktober. Pengurus KONI DKI Jakarta terus memberikan motivasi dan semangat para atlet untuk meraih podium tertinggi menjadi juara umum event olahraga Nasional empat tahunan ini.

Read More

WAKIL Chef de Mission (CdM) Kontingen DKI untuk PON Papua XX / 2021, Didi O Affandi saat meninjau Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) cabang olahraga tinju di Hengky Silatang(HS) Boxing Camp meminta agar para petinju DKI Jaya yang akan tampil di PON Papua mendatang mempersiapkan diri sebaik mungkin.

“PON tinggal beberapa hari lagi, semua persiapan para atlet harus dimaksimalkan sebaik mungkin,” kata Didi O Affandi didampingi Ketua Pertina DKI Jaya, Hengki Silatang.

“Ya semua persiapan sudah lengkap. Kami siap untuk berlaga. Kebutuhan atlet sudah terpenuhi termasuk bantuan peralatan untuk masing-masing cabor juga sudah didistribusikan, ” tambahnya.

Dalam kunjungannya Didi didampingi Kabid Hukum Aldwin Rahadian, Wakil Bendahara Umum Budi Siswanto dan pengurus lainnya.

Vaksin COVID-19 menjadi syarat mutlak dalam berpergian menggunakan pesawat terbang. Saat ini Kontingen DKI secara bertahap telah melakukan vaksinasi kepada atlet dan ofisial yang akan berlaga di Papua nanti.

“Hingga jelang pelaksanaan semua anggota Kontingen termasuk pengurus KONI DKI, atlet, ofisial, dan staf pendukung sudah melaksanakan vaksinasi,” ungkapnya.

Pihaknya juga akan menerapkan aturan Protokoler Kesehatan (Prokes) secara ketat selama pelaksanaan PON Papua. Panitia Besar PON menetapkan pertandingan menggunakan sistem gelembung (bubble). Tentunya, kontingen DKI akan mengikuti sistem bubble yang juga diterapkan PB PON Papua.

“Para atlet hanya akan kami perbolehkan dari hotel ke tempat pertandingan dengan aturan prokes ketat, ” katanya lagi.

Untuk mengantisipasi jika Ada atlet maupun ofisial yang terdampak Covid-19, pihaknya juga telah menyiapkan kamar-kamar khusus untuk melakukan Isoman(Isolasi Mandiri). 

Saat ini, Kontingen DKI Jaya yang telah terdaftar secara entry form by number berjumlah 800 orang. Namun, pada saat entry form by name jumlahnya tentunya akan berkurang.

“Kami masih melaksanakan Pelatda dengan sistem promosi dan degradasi. Tentunya pads pelaksanaan nanti jumlahnya atlet akan disesuaikan dengan entry form by name,” paparnya lagi. 

Ketua Pertina DKI Hengki Silatang pada kesempatan yang sama mengatakan, target medali cabor tinju di Papua tidak muluk-muluk, apalagi peserta PON juga saling membidik dan mengintip kelemahan lawan. “Yang penting petinju kami disana mampu mengalahkan lawan hingga maju ke babak final dan semoga lancar dan dijaga kesehatannya itu saja,” ungkap komentator tinju kondang ini.

Hengki Silatang menargetkan, atlet tinju DKI mendapatkan hasil yang lebih baik pada penyelenggaraan PON Papua XX / 2021 dibandingkan dengan pengurus sebelumnya.

Berikut 10 atlet PON DKI : Valentino Metia (49 kg), Aldo (52 kg), Jil Mandagi (56 kg), Matius Mandiangan (60 kg), Michael Manopo (69 kg), Vinky Montolalu (75 kg), Asmar Lubis (91 kg), Novita Sinadia (51 kg), Ratnasari Devi (57 kg), dan Retno Lestianingsih (64 kg). (Her)

Related posts