LSM SARRA Maiwa Soroti Bibit Padi Berkualitas Busuk, PT Shang Hiyang Seri Siap Ganti Yang Baru

  • Whatsapp
Kiri ke Kanan : Kades Pattondong Salu Muhlis SE, Direktur NGO SARRA Maiwa Andi Pasdar, Kepala Regional PT Shang Hiyang Seri dan Staf

ENREKANG – pantau24jam.com. Bibit padi yg di distribusikan oleh PT Shang Hiyang Seri salah satu BUMN yang mendapat kepercayaan untuk mendistribusikan bibit padi ke Petani di Indonesia untuk yg kesekian kalinya membuat beberapa penggiat LSM geleng-geleng kepala.

Betapa tidak, karena bibit padi yang di distribusikan ke petani sering sekali tidak berkualitas bahkan sudah busuk.

NGO SARRA Maiwa salah satu LSM yang konsentrasinya pada bidang pertanian menyoroti masalah bibit padi yang membusuk ini.

Direktur NGO SARRA Maiwa Andi Pasdar, sangat menyayangkan kejadian ini.

“Sejatinya sebagai BUMN seharusnya lebih berhati-hati dan cermat apa lagi menyangkut soal ketahanan pangan yang menjadi skala prioritas pemerintah saat ini”, ujar Direktur NGO SARRA Maiwa Andi Pasdar.

“Kejadian ini sudah berulang-ulang tapi petani diam saja karena bibitnya gratis”, kata salah satu petani yang ditemui di Salokarajae Desa Pattondong Salu Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang.

Sementara itu Koordinator PPL Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang Paddati mengatakan pihaknya tidak mau disalahkan dalam persoalan ini.

“Pada saat bibit kami terima, para petani langsung mengambilnya namun selang 4 hari kemudian ada laporan bahwa bibitnya rusak dan minta ganti”, terang Koordinator PPL Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang Paddati.

“Selaku PPL, kami tidak langsung percaya tapi kami adakan pemeriksaan dengan merendam bibit tersebut ke dalam air dan hasilnya bibit tersebut berbusa dan bahkan busuk”, jelas Paddati.

PT Shang Hiyang Seri tetap bertanggung jawab dengan cara mengganti bibit baru, kata Pimpinan Regional PT Shang Hiyang Seri saat diminta klarifikasi di kantornya bilangan Kota Pangkajene Sidrap oleh Andi Pasdar.

“Bila tidak berkualitas misalnya busuk, PT Shang Hiyang Seri tetap bertanggung jawab dengan cara mengganti bibit baru”, tandas Pimpinan Regional PT Shang Hiyang Seri Andi Pasdar yang didampingi oleh kepala Desa Pattondong Salu Muhlis, SE.

“Kami ganti semua yang rusak dan sebagai catatan dari kami bahwa pada saat pendistribusian bibit semua sudah melalui standar prosedur”, ungkapnya menjawab pertanyaan NGO SARRA Maiwa.

Walaupun bibit diganti tetap kami persoalkan ini harus ada yg bertanggung jawab apa lagi ini menyangkut keuangan negara, Nama baik PT Shang Hiyang Seri dan Kerugian petani khusus biaya pengelolaan lahan.

“Kami akan kawal terus sampai ada yang bertanggung jawab di meja hijau”, kunci Andi Pasdar.

Tim

Related posts