Untuk Kebutuhan, Pangdam I/BB : Asrama Haji Kota Medan Jadi Tempat Isoter Pasien Covid-19

  • Whatsapp
Untuk Kebutuhan, Pangdam I/BB : Asrama Haji Kota Medan Jadi Tempat Isoter Pasien Covid-19

Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin, S.I.P., M.M, bersama Kapolda Sumut, Irjen Pol. Drs. R. Z. Panca Putra S, M.Si, mendampingi Gubernur Sumut, H. Edy Rahmayadi, dalam Pembukaan dan Peresmian Isolasi Terpusat di Asrama Haji Medan, Selasa (10/08).


JAKARTA, Pantau24jam.com, – Untuk kebutuhan rumah sakit penanganan pasien terkonfirmasi positif COVID-19, asrama haji Kota Medan dijadikan sarana tempat Isoter. Sementara itu, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin, S.I.P., M.M, bersama Kapolda Sumut, Irjen Pol. Drs. R. Z. Panca Putra S, M.Si, mendampingi Gubernur Sumut, H. Edy Rahmayadi, dalam Pembukaan dan Peresmian Isolasi Terpusat di Asrama Haji Medan, Selasa (10/08/2021).

Read More

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kajati Sumut Ibn. Wiswantanu, S.H., M.H, Kabinda Sumut, Walikota Medan, Aster Kasdam I/BB, Kadinkes Provinsi Sumut, Kepala BPBD Provinsi Sumut dan Kepala Asrama Haji. 

Dalam keterangan tertulis Penerangan Kodam I/BB, Rabu (11/8/2021), Gubernur Sumut dalam amanatnya menyampaikan kondisi penyebaran Covid-19 yang mengalami peningkatan di Sumatera Utara oleh karena itu Pemerintah Provinsi Sumut membuat Isolasi Terpusat yang berada di Asrama Haji Medan.

Dengan keterbatasan yang ada para tenaga kesehatan harus siap berbuat dengan segala kemampuan dan batas kemampuan yang ada, kami hanya mendukung dan memberikan bantuan namun yang melaksanakaan tugas di lapangan adalah para Tenaga Kesehatan yang ada.

“Saat ini terdapat 3 blok yang ada di Asrama Haji dengan kapasitas sebanyak 400 tempat tidur yang sudah disediakan dan Isolasi di Asrama Haji diperuntukkan untuk pasien yang mengalami gejala ringan,” ucap Gubernur.

Juga pada kesempatan tersebut,  Pangdam I/BB mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling mengingatkan dan memberikan edukasi kepada warga lainnya.

“Mari kita sama-sama menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan, kewajiban kita semua untuk mengedukasi masyarakat dan jangan memberikan informasi maupun pemahaman yang tidak perlu,” tutur Pangdam.

Kegiatan berlangsung dengan mematuhi protokol kesehatan covid-19 secara ketat. (Her)

Related posts