Terkonfirmasi Positif COVID-19 Naik 30.625 Kasus, Sembuh Tambah 39.931 Orang

  • Whatsapp
Terkonfirmasi Positif COVID-19 Naik 30.625 Kasus, Sembuh Tambah 39.931 Orang

Jumlah terpapar COVID-19 di Indonesia Update 11 Agustus 2021.


JAKARTA, Pantau24jam.com, – Tren kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mengalami kenaikan, dan tingkat kesmbuhan juga bertambah. Sementara itu, Penambahan harian kasus terkonfirmasi positif, melonjak jika dibandingkan dengan kemarin, yakni 30.625 kasus, sedangkan kemarin naik 20.709 kasus. Dengan penambahan itu, jumlah terkonfirmasi positif menjadi 3.749.446 kasus.

Read More

Hal tersebut berdasarkan data yang diperoleh Pantau24jam.com, dari Kementerian Kesehatan, di Jakarta, Rabu (11/08/2021), jumlah penambahan itu seiring dengan meningkatnya jumlah pemeriksaan atau uji spesimen yang mencapai 210.815 spesimen.

Kasus aktif berkurang 10.885 kasus sehingga jumlah menjadi 426.170 kasus, dan pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau Suspek jumlah keseluruhan sebanyak 286.417 kasus.

Sebaran penambahan positif COVID-19, lima provinsi terbanyak adalah Jawa Tengah 4.980 kasus, disusul Jawa Barat 3.174 kasus, selanjutnya Jawa Timur 2.885 kasus, kemudian DKI Jakarta 1.957 kasus dan Kalimantan Timur 1.843 kasus.

Untuk provinsi dengan akumulasi positif terbanyak yakni DKI Jakarta mencapai 835.609 kasus, Jawa Barat 646.741 kasus, Jawa Tengah 428.896 kasus, Jawa Timur 345.742 kasus, dan Kalimantan Timur 135.669 kasus.

Pasien sembuh bertambah 39.931 orang, sehingga jumlah pasien sembuh menjadi 3.211.078 orang.

Provinsi Jawa Barat menjadi penyumbang angka sembuh tertinggi, dengan jumlah penambahan harian 8.120 kasus, disusul Jawa Tengah 6.863 kasus, selanjutnya Jawa Timur 4.275 kasus, kemudian Kalimantan Timur 1.928 kasus dan DKI Jakarta 1.334 kasus.

Kabar dukanya, kasus meninggal dunia bertambah 1.579 orang, sehingga jumlah menjadi 112.198 orang. 

Dari 34 Provinsi atau 510 kabupaten dan kota yang melaporkan penanganan kasus COVID-19, seluruh provinsi melaporkan kenaikan kasus positif.

Lima provinsi dengan akumulasi positif terendah yakni, Gorontalo 9.722 orang, Sulawesi Barat  9.856 orang, Maluku Utara 10.973 orang, Maluku 13.850 orang dan Sulawesi Tenggara 18.152 orang. (Her)