Polres Ciamis: Dari 823 Orang Melakukan Vaksinasi Dominan Vaksin Kedua

  • Whatsapp
Polres Ciamis: Dari 823 Orang Melakukan Vaksinasi Dominan Vaksin Kedua

Ciamis, Pantau24jam.com – Kepolisian Resor Ciamis Polda Jabar kembali menggelar vaksinasi massal kepada masyarakat guna mencegah penyebaran virus corona. Pelaksanaan vaksinasi ini merupakan tindak lanjut dari program Vaksinasi Satu Hari Satun Juta Vaksin Covid-19 pada akhir Juni silam di Mapolres Ciamis.
Setiap harinya seluruh Polsek Jajaran Polres Ciamis menggelar pelaksanaan suntik vaksin Covid-19 dengan bersinergi bersama Pemerintah dan TNI. Untuk hari ini terdapat 823 orang disuntik vaksin Covid-19 di Gerai Vaksinasi Presisi Polres Ciamis.
“Hari ini sebanyak 823 orang menerima suntik vaksin Covid-19. Jumlah tersebut tersebar di dua kabupaten yakni Ciamis dan Pangandaran. Dimana untuk Ciamis tercatat ada 775 orang menerima vaksinasi dan 48 orang warga melakukan vaksinasi di wilayah Kabupaten Pangandaran,” ujar Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, S.I.K., M.Sc.Eng., seusai menerima hasil rekapitulasi pelaksanaan vaksinasi dari seluruh gerai Vaksinasi Presisi Polres Ciamis, Senin (09/08/2021).
Dari total Ratusan orang yang melakukan vaksinasi di wilayah Kabupaten Ciamis, kata Kapolres, didominasi penerima suntik vaksin Covid-19 dosis kedua. Sementara untuk di wilayah Kabupaten Pangandaran seluruhnya baru pertama kali vaksin Covid-19.
“Hari ini di Kabupaten Ciamis 765 orang adalah penerima vaksin Covid-19 dosis kedua. Sedangkan di Kabupaten Pangandaran 48 orang yang melakukan vaksin merupakan dosis pertama,” tuturnya.
“Vaksinasi massal ini sebagai upaya mempertahankan kemampuan satu hari sejuta¬† vaksin demi terwujudnya Herd Immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus SARS-CoV-2,” kata AKBP Wahyu Broto N A.
Kapolres berpesan kepada masyarakat yang sudah di vaksin untuk tetap selalu menerapkan protokol kesehatan. Sebab vaksin ini hanya sebatas meminimalisir fatalitas bahaya virus corona.
“Kami juga membantu mengingatkan kepada masyarakat bahwa vaksin ini saya ibaratkan seperti helm. Kalau helm berfungsi hanya mengurangi fatalitas apabila terjadi kecelakaan tetapi supaya kita terhindar dari kecelakaan kita harus ikuti aturan. Aturan yakni Prokes,” pungkasnya. (Edis 57)

Pos terkait