Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Merdeka sesuai Protokol Kesehatan

Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Merdeka sesuai Protokol Kesehatan

 Para petugas kurban saat melakukan pemotongan daging kurban untuk dibagikan ke warga.


JAKARTA, Pantau24jam.com, – Hari Raya Idul Adha merupakan Hari Besar Umat Islam diseluruh penjuru dunia, dengan mengumandangkan suara takbir, tahlil dan tahmid kemudian melaksanakan shalat Idul Adha serta dilanjutkan dengan penyembelihan hewan ternak dengan berkurban. 

Bacaan Lainnya

Sebagaimana terjadi di sebagian besar wilayah lainnya, penyembelihan hewan kurban juga dilakukan di Tanah Merdeka, RT 01, RW 04, Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (20/07/2021). 

Penyembelihan hewan kurban dilaksanakan mulai pukul 09:00 WIB sampai menjelang tengah hari. Dilakukan dengan cara menerapkan protokol kesehatan. 

Ketua RT 01, Momon Husman (kiri) dan Ustad Saroja (kanan).

“Untuk mencegah penyebaran virus Corona, kami tetap mematuhi protokol kesehatan diantaranya, petugas harus pakai masker, jaga jarak serta paket daging kurban tak memakai kantong plastik,” ujar Momon, selaku Ketua RT.01, RW.04, saat di temui Pantau24jam.com,. 

Ustad Saroja, selaku pengurus Musholla Ziadatul Iman mengatakan, hewan yang dikurbankan sebanyak 2 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Hewan kurban tersebut semuanya berasal dari warga Tanah Merdeka RT. 01/RW. 04. 

“Yang berkurban ada 18 orang, yang berarti 2 ekor sapi dan 4 ekor kambing, semuanya dari warga kita sendiri,” kata Ustad Saroja. 

Koordinator kurban, Susan (kanan).

Selanjutnya Saroja mengatakan, hewan kurban yang sudah disembelih tersebut akan di bagikan ke semua warga RT.01/RW.04 sejumlah kurang lebih 153 kepala keluarga. 

“Jadi, 2 ekor sapi dan 4 ekor kambing dibagi habis kepada seluruh warga yang ada di lingkungan RT 01/RW 04.” ujarnya. 

Sementara, Susan, selaku kordinator pelaksana sekaligus yang ikut berkurban menyampaikan, hewan kurban tersebut hasil dari tabungan para ibu-ibu selama 10 bulan. 

Panitia kurban, Ngadio.

“Alhamdulilah, ini kurban hasil dari tabungan ibu-ibu selama 10 bulan dengan 300 ribu perorang perbulan.” kata Susan. 

Susan mengatakan, pihaknya akan selalu aktif dalam melaksanakan kurban di lingkungannya dengan melalui tabungan kurban. 

“Tabungan kurban itu akan terus berjalan, semoga tahun depan bisa bertambah dan kita selalu aktif terus untuk berkurban di lingkungan RT.01,” tandasnya. 

Sementara, Ngadio selaku panitia kurban menjelaskan, untuk menghindari terjadinya kerumunan, dirinya bersama para petugas bekerja dengan keras dan cepat. 

Daging kurban yang dibagikan ke warga menggunakan keranjang.

“Kita kerja keras dan kerja cepat supaya tidak lama-lama dan tidak menimbulkan kerumunan. Dan alhamdulillah selesai lebih cepat dan daging telah  dibagikan ke warga secara door to door,” jelas Ngadio. 

Seperti yang diketahui, Kurban menjadi salah satu yang dianjurkan bagi umat Islam yang mampu menunaikannya. Penyembelihan hewan kurban menjadi bagian yang tak terlepaskan dari perayaan Hari Raya Idul Adha. Berkurban merupakan bentuk tanda syukur atas nikmat Allah SWT. (As)

Pos terkait