Celebes Advocatian Center (CAC) Soroti Mobil Truk Angkut Timbunan Proyek Rel Kereta Api Yang Tidak Peduli Lingkungan

  • Whatsapp

MAROS – pantau24jam.com. Maraknya aktivitas pengangkut tanah di kabupaten maros kini menjadi keluhan masyarakat tanralili, pakere dan pappandangan, ketiganya adalah jalur dum truck pengangkut timbunan megah proyek rel kereta api di kabupaten maros.

Selain dari dugaan dum truck yang ugal-ugalan, debu yang ditimbulkan juga diprotes oleh warga, persoalan tersebut kini menuai protes dari berbagai pihak salah satunya Celebes Advocatian Center (CAC).

Ketua Wilayah Celebes Advocation Center Noer Fajriansyah mengatakan bahwa ini sudah sangat meresahkan warga dan ia juga menganggap tidak adanya keseriusan dinas perhubungan dalam menangani hal ini.

“Pengangkut timbunan tanah milik megah proyek rel kereta api ini sangat meresahkan warga, kami menduga dinas perhubungan tidak serius dalam menangani hal ini, buktinya sampai hari ini pihak penambang tidak pernah menyiram jalanan yang dilalui oleh pengangkut timbunannya,” ujar Fajrin.

Selain itu Fajrin juga mengatakan bahwa penambang harus bertanggung jawab atas apa yang menjadi keresahan masyarakat selama aktivitas pengangkutan timbunan megah proyek rel kereta api ini.

“Penambang yang melakukan aktivitas penimbungan di megah proyek rel kereta api harus bertanggung jawab, minimal menyiram dua kali sehari sepanjang jalan yang ia lalui dan supir dum truck itu harus tau aturan tidak boleh ugal-ugalan dalam berkendara sebab dapat membahayakan pengendara lain dan yang kami ketahui sudah ada dua korban jiwa yang disebabkan oleh aktivitas pengangkutan timbunan tersebut,” terang Fajrin.

Ia melanjutkan bahwa beberapa warga sudah melakukan koordinasi dan bersepakat dalam waktu dekat ini jika tidak ada tindakan serius warga akan menutup jalan untuk dum truck pemuat timbunan.

“Memang beberapa warga sudah berkoordinasi dengan kami dan warga meminta untuk menutup saja jalan untuk dum truck pemuat timbunan jika tidak ada tindakan serius dari pihak dinas perhubungan maros,” lanjut Fajrin.

Fajrin juga menambahkan bahwa jika Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Maros tidak sanggup mendengar keluhan masyarakat sebaiknya mundur saja.

“Menurut kami kepala bidang perhubungan darat dinas perhubungan maros harus lebih responsif melihat keluhan masyarakat jika tidak bisa melihat dan mendengar keluhan masyarakat lebih baik kabid perhubungan darat mundur saja dari jabatannya,” tegas Fajrin.

Saat dikonfirmasi via whatsapp Kepala Bidang Perhubungan Darat Muh. Nur Rahman S,Sos mengatakan bahwa, pada dasarnya semua merasakan apa keluhan masyarakat, dan sudah mengumpulkan beberapa truk di dalam terminal dan memberikan arahan kepada sopir supaya tidak ngebut atau buru ret.

“Kami sudah kumpulkan beberapa truk di dalam terminal dan memberikan arahan kepada sopir supaya tidak ngebut atau buru target ret pada Selasa 8/6/2021, karena kecepatan kendaraan itu menimbulkan debu yang beterbangan dan bisa mengakibatkan kecelakaan, akan tetapi belum kami lakukan tindakan selanjutnya,” kata Kabid Perhubungan Darat.

“DISHUB mengundang SAPMA pd hari rabu, 16 juni 2021 untuk membahas bersama, langkah dan tindakan apa yg harus kita lakukan dan salah satunya adalah Jalanan perluh disiran, dan ini tertera pada Perbub tentang Hasil Angkutan Tambang,” tandasnya

Diketahui pada tanggal 14 juni 2021 SAPMA PP telah melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor bupato maros dan di depan DPRD kabupaten maros.

Hamzah / Andiz

Pos terkait