Bajak Laut Menebar Teror di Kepulauan Karimata, Nelayan Ditodong Senjata Api dan Dirampas

  • Whatsapp

Pantau24jam.com – Teror bajak laut meresahkan sejumlah nelayan di Kepulauan Karimata, Kayong Utara, Kalimantan Barat. Para nelayan melaporkan pemabajakan itu ke Polres Kayong Utara Camat Kepualauan Karimata Yerry Syulasman mengatakan, para nelayan diteror para bajak laut saat mencari ikan.  Para bajak laut itu sudah mengintai nelayan dari jarak jauh. Saat nelayan berada di tengah laut, para bajak laut datang meneror nelayan menggunakan senjata api. “Barang-barang nelayan seperti ikan hasil tangkapan nelayan, solar hingga beras dirampas. Kami sudah melaporkan hal itu ke Polres Kayong Utara,” tutur Yerry, di Kepulauan Karimata, Minggu (6/6/2021). Dia mengatakan, teror bajak laut itu terjadi sejak Ramadan lalu. Meski telah dilaporkan ke kepolisian, namun belum ada satu pun pelaku yang ditangkap.

“Nelayan kami di Kepulauan Karimata merasa sangat takut dengan aksi perompak itu yang sewaktu-waktu bisa meneror mereka ketika sedang mencari ikan di lautan lepas,” tuturnya.

“Nelayan kami di Kepulauan Karimata merasa sangat takut dengan aksi perompak itu yang sewaktu-waktu bisa meneror mereka ketika sedang mencari ikan di lautan lepas,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, sudah tiga pemilik kapal yang menjadi korban teror bajak laut dan melaporkan pembajakan tersebut ke kepolisian. Dari laporan tersebut diketahui bajak laut  beraksi pada malam hari dengan jumlah pelaku cukup banyak. “Ada tiga pemilik kapal nelayan yang sudah melapor ke kami yaitu KM Batara 2, KM PO Saedon, dan KM Anugrah. Ketiganya ini terjadi di pertengahan Ramadan kemarin hingga sekarang,” ujarnya. Menurut keterangan nelayan yang ada di kapal yang dibajak, pelaku menggunakan kapal dengan mesin 4 silinder dan membawa senjata api yang mereka todongkan kepada nelayan. “Dari keterangan korban, pelaku perompak itu diperkirakan berjumlah kurang lebih tujuh orang dan menurut mereka menggunakan kapal dengan mesin 4 silinder,” katanya.

Pos terkait