Pengeroyokan Terhadap Warga Kompleks PDAM Kota Makassar Membuat Geram Beberapa Aktivis

  • Whatsapp

MAKASSAR – pantau24jam.com. Terjadinya pengeroyokan terhadap warga Kompleks PDAM Kota Makassar yang diduga dilakukan oleh beberapa pegawai PDAM membuat beberapa aktivis geram.

Diketahui bahwa pengeroyokan tersebut melukai dua orang laki-laki atas nama Akbar Busthami (39) warga kompleks PDAM Makassar dan Mustajab (47) warga kompleks PDAM Makassar.

Seperti yang dikabarkan oleh beberapa media kejadian tersebut bermula karena adanya pengankut material proyek pembanguan ruang terbuka hijau yang terletak di ujung kompleks PDAM Kota Makassar, seperti yang diketahui bahwa warga kompleks PDAM dan pihak PDAM kota makassar telah menyepakati bahwa pengangkutan material untuk proyek tersebut hanya sampai pada pukul 18:00 sore.

Namun pada pukul 23:00 masih ada mobil dum truck yang masuk membawa material proyek pembangunan ruang terbuka hijau yang kemudian dihadang oleh warga bahwa sudah ada perjanjian yang disepkati oleh pihak PDAM kota makassar dan Warga Komplek PDAM kota makassar terkait waktu pengangkutan material proyek tersebut.

Pengeroyokan tersebut membuat beberapa aktivis kepemudaan dan kemahasiswaan merasa geram melihat aksi tidak terpuji dari beberapa oknum pegawai PDAM.

Menurut kesaksian beberapa warga terlihat sekitar 40 orang pegawai PDAM yang mengawal direktur utama PDAM kota makassar.

Beberapa Aktivis Sulsel merasa geram saat melihat kejadian dibeberapa video yang beredar, salah satunya Ketua Wilayah Celebes Advocation Center (CAC) Noer Fajriansyah mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan oleh beberapa pegawai PDAM kota Makassar ini sangat tidak terpuji.

“Tindakan ini sangat tidak terpuji dan dapat merusak nama baik PDAM Kota makassar, jika kami melihat kejadian ini, kami menduga bahwa pengeroyokan terhadap warga ini sudah direncanakan sebelumnya, pasalnya oknum pegawai PDAM diduga terus memancing warga sampai melemparkan wacana ingin memutuskan aliran air PDAM ke rumah-rumah warga di kompleks perumahan PDAM yang terletak di jl ratulangi kota makassar,” jelasnya saat di temui disalah satu warkop di kota makassar.

Noer Fajriansyah juga menambahkan bahwa pihak Aparat Penegak Hukum (APH) harus bekerja maksimal dan secepatnya bisa mengamankan pelaku pengeroyokan tersebut.

“Kasus ini sudah ditangani oleh polsek ujung pandang, kami meminta kepada pihak kepolisian agar bekerja maksimal dan dapat mengamankan pelaku pengeroyokan terhadap warga Kompleks PDAM Makassar,” ujarnya.

Selain itu Noer Fajriansyah juga meminta kepada Direktur Utama PDAM Kota Makassar untuk mundur dari jabatannya karena diduga telah bersikap arogan terhadap warga sekitar kantor PDAM Kota Makassar.

“Kami meminta kepada Direktur Utama PDAM kota makassar untuk mundur dari jabatannya, sebab kami menduga direktur utama PDAM kota makassar ini arogan dan tempramen, menurut kami sangat tidak patut orang seperti ini memimpin sebuah institusi,” tegas Noer Fajriansyah.

Ia juga meminta kepada walikota makassar untuk mengevaluasi pegawai PDAM kota makassar.

“Kami meminta kepada walikota makassar untuk segera mengevaluasi pegawai PDAM Kota Makassar yang terlibat di kejadian pengeroyokan tersebut,” tutupnya.

Saat berita ini di naikkan belum ada konfirmasi dari pihak yang terkait. Redaksi masih menunggu konfirmasi dari pihak terkiat.

Ketua Wilayah Celebes Advocation Center (CAC) Noer Fajriansyah

Muh S.Boko / Andiz

Pos terkait