Sekolah Tatap Muka, Kepala SD Tabbuakang Pasauri S.Pd: Siap Prokes

  • Whatsapp

JENEPONTO – pantau24jam.com. Seiring dengan dimulainya semester genap tahun ajaran 2020/2021, walau pemerintah pusat telah memberikan kewenangan penuh kepada pemerintah daerah untuk kembali membuka sekolah dan melakukan proses pembelajaran tatap muka.

“Kerinduan proses belajar mengajar makin terasa saat adanya wacana sekolah tatap muka”, hal tersebut diutarakan Kepala SD Tabbuakang Desa Paitana Kec. Turatea Kab Jeneponto Pasauri S.Pd Daeng Kamma kepada media ini. Rabu, 2/6/2021

“Banyak orang tua siswa saya lihat di status WA dan medsos ternyata membawa anak-anak berlibur ke pusat-pusat keramaian yang kita tidak bisa hindarkan,” ujar Daeng Kamma.

“Adapun jumlah siswa dan siswinya SD Tabbuakang Desa Paitana Kec. Turatea yakni 235 orang siswa siswi. Namun dipastikan Protokol Kesehatan (prokes, red) harus dikedepankan”, jelas Pasauri.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Jeneponto, Nur Alam, mengatakan keputusan tatap muka masih menunggu keputusan resmi dari Bupati Jeneponto.

Hal itu dilakukan guna memastikan kesehatan dan keamanan siswa, guru, dan tenaga kependidikan menjadi prioritas di masa pandemi Covid-19 meskipun Jeneponto telah Zona Kuning.

“Tentunya Pemkab Jeneponto sangat berhati-hati dalam mengambil kebijakan belajar tatap muka di semester genap TA 2020/2021. Prioritas utama adalah kesehatan dan keamanan” ungkap Drs.Nur Alam Basir, M.Si

Kesiapan sekolah ini dilihat dari kemampuan menyediakan sarana pendukung pencegahan Covid-19. Meski begitu, penyelenggaraan sekolah tatap muka tetap memerlukan izin orangtua dan pemerintah daerah.

“Pembukaan sekolah tergantung pada izin dari kepala daerah setempat, sebab kepala kepala daerah yang paling mengetahui kondisi penyebaran Covid-19,” terangnya kepada media ini.

Selain memberikan izin, pemerintah juga berhak menghentikan sekolah tatap muka apabila di sekolah muncul kasus Covid-19.

Karpas / Andiz

Pos terkait