NEGARA AKAN HANCUR JIKA NEGARA DI PIMPIN OLEH. KAUM RUWAIBIDHAH

  • Whatsapp

Penulis Oleh : Von Edison Alouisci

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَيَأْتِي عَلَى النَّاسِ سَنَوَاتٌ خَدَّاعَاتُ يُصَدَّقُ فِيهَا الْكَاذِبُ وَيُكَذَّبُ فِيهَا الصَّادِقُ وَيُؤْتَمَنُ فِيهَا الْخَائِنُ وَيُخَوَّنُ فِيهَا الْأَمِينُ وَيَنْطِقُ فِيهَا الرُّوَيْبِضَةُ قِيلَ وَمَا الرُّوَيْبِضَةُ قَالَ الرَّجُلُ التَّافِهُ فِي أَمْرِ الْعَامَّةِ. (رواه ابن ماجة)

“Dari Abu Hurairah ra berkata, Rasulullah saw bersabda: “Akan datang tahun-tahun penuh dengan kedustaan yang menimpa manusia, pendusta dipercaya, orang yang jujur didustakan, amanat diberikan kepada pengkhianat, orang yang jujur dikhianati, dan Ruwaibidhah turut bicara.” Lalu beliau ditanya, “Apakah al-ruwaibidhah itu?” Beliau menjawab,“Orang-orang bodoh yang mengurusi urusan perkara umum” (HR Ibnu Majah).

Termasuk ruwaibidhah adalah orang yang di jadikan pemimpin sedang ia tidak mengerti urusan orang banyak.

SEBUAH NEGARA AKAN HANCUR JIKA PEMIMPIN DI SERAHKAN PADA YANG BUKAN AHLINYA.

إِذَا ضُيِّعَتْ الْأَمَانَةُ فَانْتَظِرْ السَّاعَةَ
قَالَ كَيْفَ إِضَاعَتُهَا يَا رَسُولَ اللَّهِ

قَالَ إِذَا أُسْنِدَ الْأَمْرُ إِلَى غَيْرِ أَهْلِهِ

فَانْتَظِرْ السَّاعَةَ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika amanat telah disia-siakan, tunggu saja kehancuran terjadi.” Ada seorang sahabat bertanya; ‘bagaimana maksud amanat disia-siakan? ‘ Nabi menjawab; “Jika urusan diserahkan bukan kepada ahlinya, maka tunggulah kehancuran itu.” (BUKHARI – 6015)

Lihatlah bukti kebenaran itu di indonesia saat ini.
Indonesia kini menjadi negara amburadul ketika seorang pemimpin bernama jokowi mengatur negara ini dimana para pendukungnya juga adalah kaum kaum perusak dan pemecah rakyat mencari permusuhan sehingga semakin hari arah tujuan indonesia sebenarnya menjadi carut marut.

Alangkah naifnya jika ada seorang pemimpin seperti jokowi justru memusuhi rakyat sendiri dan disisi lain membanggakan kaum penjilatnya dan membela negara asing komunis macam china.

ITU FAKTA DAN KENYATAAN YG TERJADI SAAT INI.

Negara ini seolah milik nenek moyangnya bisa di berlakukan seenaknya.

Siapa yang salah ?
Yang salah adalah rakyat bodoh yang menjadikannya pemimpin sedang ia tidak menikmati kebaikan apa-apa sepenuhnya dari seorang jokowi.

Dimana letak damainya ketika jokowi jadi pemimpin ?

Dimana letak tenangnya ketika jokowi jadi pemimpin ?

Dimana letak sejahteranya ketika jokowi jadi pemimpin ?

Dimana letak kenyamanan umat islam beribadah dan ulama dengan tenang berdakwah memperbaiki akhlak umat yang kian hancur ?

Hanya orang orang tolol dan bodoh yang buta dan pekak mata hatinya tidak melihat kenyataan sekarang ini.

By.Von Edison Alouisci
Update 31/5/2021.

Pos terkait