Muncul Aliran Sesat Rambut Merah, Tak Wajib Sholat Dan Puasa Di Ciancur

CIANJUR – pantau24jam.com. Sembilan warga yang diduga anggota aliran sesat rambut merah, diberikan pembinaan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan aparat Pemerintah Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur untuk bertaubat karena diduga beraliran sesat.

Kesembilan orang tersebut menandatangani surat pernyataan bermaterai tidak lagi mengikuti atau menyebarkan aliran sesat tersebut di Mushola Desa Bojong, Kabupaten Cianjur Prov Jawa Barat. Jumat, 21/5/2021.

Dilansir dari solidnews. Setelah menandatangani surat pernyataan bertaubat, perwakilan dari MUI didampingi aparat Desa Bojong, menuntun mereka untuk mengucapkan dua kalimat Syahadat menandakan mereka kembali ke ajaran Islam yang sebenarnya.

Kepala Desa Bojong, Uyeng Handoko, menuturkan, pembinaan dan pertaubatan dikakukan secara humanis, terutama dalam meluruskan hal-hal yang bersifat salah pengertian tentang agama Islam.

“Hal ini untuk pembinaan dan pertaubatan dikakukan secara humanis, terutama dalam meluruskan hal-hal yang bersifat salah pengertian tentang agama Islam”, ujar Kepala Desa Bojong, Uyeng Handoko.

Red

Pos terkait