TKA China Terus Merangsek Masuk ke Pelosok Kampung Kita Seperti Tanpa Hambatan

  • Whatsapp

Penulis oleh : Kepala Jacob Ereste

JAKARTA – pantau24jam.com. Dibalik hiruk pikuk mudik yang diperketat, kelengahan pada TKA China yang terus merangsek masuk ke negeri kita semakin ramai dan leluasa, meski Covid-19 telah dinobatkan sebagai hantu pencabut nyawa.

Toh, TKA China bisa tenang dan melenggang masuk ke kampung kita. Jadi pada hari lebaran pertama saja ada 110 TKA China yang ketahuan masuk ke Indonesia.

Dilansir (Suara Nasional,14 Mei 2021). Pada 11 Mei 2021, pesawat China Southern Airline dari Shenzen China membawa 103 warga China mendarat pula di Bandara Sukarno-Hatta.

Pada 10 Mei 2021 dua penerbangan dari Guangzhou China membawa 94 orang. Dari Wuhan China pesawat Lion Air memboyong 66 orang.

Apa tanggung jawab TNI Polri jika penjajahan China komunis atas NKRI makin meluas???

Padahal masa larangan mudik lebaran jelas terpampang di mana-mana mulai 6 hingga 17 Mei 2021. Cilaka pula pihak Imigrasi bisa dengan gampang mengizinkan 85 WNA China masuk Indonesia dengan pesawat carter mereka. (Tirto.Co.Id, 06 Mei 2021).

Sedangkan untuk mencegah pandemi Carona, MUI cuma dapat desak pihak pemerintah untuk menolak masuknya TKA China. (Kontan Co.Id, 08 Mei 2020).

Padahal ribuan pekerja lokal menjadi terancam PHK saat pasca kedatangan 500 TKA China ke Sulawesi Tenggara. Kondisi serupa ini jelas amat sangat mencemaskan. (Kompas.Com, 11 Mei 2020).

Dari Imigrasi Timika Papua telah mendeportasi 12 WNA China yang menjadi pekerja penambang emas ilegal. (Merdeka.Com, 13 Maret 2019)

Lalu adanya psiwar dari media China bahwa AS akan menghadapi mimpi huruk bila berkomplik dengan Beijing dan Moskow, semakin membuat ketakutan makin mencekam. (Sindonews.Com, 10 Mei 2021).

Sebab provokasi dari media terkemuka di China agar militer China segera mengebom Australia dengan serangan jarak jauh didukung penuh oleh Partai Komunis China, The Global Times.

Pemred surat kabar itu, Hu Xijin menurunkan pula tajuknya yang mendorong agar Beijing segera bereaksi dan bertindak bila Australia mau bergabung dengan Amerika Serikat untuk melundungi Taiwan dari invasi yang mereka direncanakan. Tajuk media itu yang direalase Jum’at 7 Mei 2021 agar China segera dapat mencaplok Taiwan dengan suka rela atau secara paksa seperti seruan yang juga dilontarkan oleh Presiden RRC Xi Jinping. Namun Taiwan sendiri tegas menolak untuk menjadi bagian dari negeri China yang tetap fanatik pada ideologi komunis. Sedangkan Taiwan telah mengukuhkan diri menjadi negara yang demokratis.

Lebih aneh lagi TKA China dibela mati-matian masuk ke Indonesia oleh Ali Muchtar Ngabalin. Bakan Ali Muchtar Ngabalin merasa perlu menyebut nama Soeharto untuk mengukuhkan argumentasi pembelaannya untuk TKA China. (Onlineindo, 2021/05/10). Sementara aksi unjuk rasa mahasiswa menolak 500 TKA China di Konawe dilakukan sampai larut malam. (Tempo.Co, 23 Juni 2020).

Yang runyam, dari jumlah TKA di Indonesia tahun 2020 saja yang dicatat media Kontan. Co.Id, 12 Mei 2020 ada dekitar 98.902 orang. Dari data ini TKA asal China telah menduduki peringkat terbanyak, yaitu 35.781 orang. Atau setara 36, 17 persen dari jumlah seluruh TKA yang ada di Indonesia.

Begitulah tragika bangsa Indonesia berlangsung. Persis seperti tak jelasnya fakta dan data TKA China yang ada di Indonesia. Sebab DPRD Konawe sendiri mengakui hal serupa di Konawe yang tidak mampu mendata jumlah TKA China yang telah diselundupkan secara ilegal. (Tempo.Co, 14 Juni 2020). Sementara di Jawa Barat ada 4 WNA China yang mau menikahi perempuan asal Tasikmalaya. (Merdeja.Com, 8 Mei 2019). Karena tertangkap tidak punya dokumen yang jelas, TKA haram itu segera dideportasi ke negara asalnya. Begitu juga 6 orang WNA China di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok yang tak punya identas lengkap dan mereka bisa bekerja melalui agen PT. Duri Rejang Berseri. Namun toh, sejumlah pihak yang terlibat dalam penyelundupan TKA ilegal ke Indonesia belum ada yang terdengar diproses secara hukum. Tempo. Co, 24 Juni 2020 juga melaporkan adanya 156 TKA China masuk melalui Bandara Haluoleo, Kendari dari Ghuangzhou.

Para mahasiswa yang gigih menolak kedatang TKA China masuk ke Indonesia secara olegal itu selalu berhasil dihalau oleh aparat keamanan yang justru terkesan memberikan perlindungan pada TKA haram di negeri kita.

China yang telah berhasil mengabil alih Afrika setelah menguasai semua infrastruktur dan ekonominya, pada saatnya nanti bukan mustahil akan mencaplok Indonesia juga. Sebab langkah berikut China si Afrika detelah itu mulai membuat pangkalan militer di kawasan itu. (Serambi Indonesia, 08 Mei 2021). Agaknya, karena itu sejak jauh hari bangsa Vietnam dengan tegas mengusir warga China dari Vietnam karena merasa China itu tekah menjadi ancaman bagi negeri mereka secara nasional sejak beberapa tahun silam (2014).

Jadi sekarang, tinggal sikap dari warga bangsa Indonesia sendiri. Sungguh kah masih aman dan nyaman oleh agresifitas China yang merangsek masuk sampai ke pelosok kampung negeri kita.

Banten, 17 Mei 2021.

Pos terkait