Kantor Berita Internasional di Gaza Jazeera dan kantor berita Amerika The Associated Press, Roboh Dihantam Rudal Israel

  • Whatsapp

PALESTINA – pantau24jam.com. Serangan rudal srael menghancurkan kantor media televisi Al Jazeera dan kantor berita Amerika The Associated Press di Gaza.

Detik-detik hancurnya bangunan itu sempat diabadikan dalam video yang diunggah oleh akun Twitter Arwa Ibrahim.

Dalam video itu, terlihat bangunan gedung 11 lantai itu hancur sebelum akhirnya ambruk ke tanah.

Reporter Al Jazeera Safwat Al Kahlout, melaporkan dari Gaza. Dia mengatakan jika seorang di dalam gedung telah menerima telepon dari tentara Israel dan memperingatkan serangan akan datang.

Ada pun peringatan itu datang sekitar satu jam sebelum serangan dilancarkan.

Al Kahlout, yang berada di dalam gedung pada saat itu, mengatakan dia dan rekan-rekannya mulai mengumpulkan barang-barang mereka, terutama kamera.

“Saya telah meliput banyak acara dari gedung ini,” ujarnya setelah menyaksikan 3 rudal Israel menghantam gedung Al Jalaa. Sabtu, 15/5/2021.

“Kami memiliki banyak kenangan indah dengan rekan-rekan kami,” tambahnya

Serangan semacam inilah yang terjadi pada rumah penduduk Palestina yang hancur. Al Kahlout menuturkan, situasi ini sangat sulit untuk dijelaskan dalam kata-kata.

“Sekarang, tidak ada yang bisa memahami perasaan orang-orang yang rumahnya hancur akibat serangan udara semacam itu,” kata Al Kahlout.

“Sangat sulit untuk bangun suatu hari dan kemudian Anda menyadari bahwa kantor Anda tidak ada di sana dengan semua pengalaman karier, kenangan yang Anda miliki,” pungkasnya

Infrastruktur bangunan yang menjadi kantor berita termasuk Al Jazeera dan The Associated Press rata dengan tanah.

Sementara itu, Juru bicara militer Israel Letnan Kolonel Jonathan Conricus menepis anggapan bahwa Israel berusaha membungkam media.

“Itu benar-benar salah, media bukanlah sasarannya,” katanya seperti mengutip Reuters.

Conricus menyebut gedung itu sebagai sasaran militer yang sah, dengan mengatakan gedung itu berisi intelijen militer Hamas.

Dia mengatakan Hamas mungkin telah menghitung bahwa dengan menempatkan “aset” mereka di dalam gedung mereka merasa aman dari serangan Israel”

Militer Israel telah menyatakan sebelumnya kalau serangan gedung-gedung di Gaza ditujukan ke Hamas, kelompok Islam yang menjalankan daerah kantong tersebut.

Militan Hamas telah menembakkan lebih dari 2.000 roket ke Israel baru-baru ini.

Petugas medis Palestina mengatakan sedikitnya 139 orang, termasuk 39 anak-anak, tewas di Gaza.

Israel telah melaporkan sembilan orang tewas, termasuk dua anak.

Red

Pos terkait