Innalillaah, Ustadz Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia di Pekanbaru, Riau

  • Whatsapp

PEKAN BARU RIAU – pantau24jam.com. Informasi ini awalnya dikirim Diana Tabrani yang tidak lain adalah pemilik rumah sakit Tabrani tempat dimana Tengku Zulkarnain dirawat karena positif covid-19. Senin, 10/5/2021 sore

“Innalillahi wa innailaihi rooji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah Ust. Tengku Zulkarnain. Semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan”

Demikian postingan Diana Tabrani di satu group pertemanan WhatsApp.

Sebelumnya, Ustadz Tengku Zulkarnain dirawat di RS Tabrani Pekanbaru, Riau karena terpapar virus Corona .

Pendakwah tersebut diketahui positif COVID-19 saat akan melanjutkan perjalanan ke Sumatera Utara (Sumut) yang tidak lain adalah kampung halamannya.

Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliana Nazir saat dikonfirmasi Kompas.com membenarkan bahwa Zulkarnain saat ini sudah mendapat perawatan medis di rumah sakit.

“Ya, benar. Siapa saja bisa kena Covid-19,” ujar Mimi melalui sambungan telepon, Senin (10/5/2021) pagi.

Saat itu Ustadz Tengku Zulkarnain masih dirawat di Rumah Sakit (RS) Tabrani Pekanbaru. Namun, Mimi belum mengetahui kondisi Zulkarnain saat itu.

“Kalau mengenai kondisinya bisa tanyakan langsung ke rumah sakitnya, biar lebih jelas,” kata Mimi.

Begitu pun terkait sumber penularan, dia juga tidak mengetahuinya.

“Bisa tanya ke petugas yang melakukan tracing, karena mereka lah yang tahu. Yang tracing bukan dari (petugas) provinsi,” ujar Mimi.

Profil dan Biodata Ustaz Tengku Zulkarnain
Ustaz Tengku Zulkarnain berdarah berdarah Melayu Deli dan Riau. Dia lahir pada 14 Agustus 1963 di Medan, Sumatera Utara.

Kini, usianya sudah mencapai 57 tahun.
Tengku menempuh pendidikan S1 di Universitas Sumatra Utara. Di sana, dia mengambil Jurusan Sastra Inggris.

Ia pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia, 2015-2020.

Tengku juga aktif sebagai Ketua Majelis Fatwa untuk PP Mathla’ul Anwar, sebuah organisasi berfokus pada pendidikan Islam.

Ia pernah menulis buku Salah Faham: jawaban atas buku raport merah Aa’ Gym.
Dalam pendidikan Agama Islam, ia belajar ilmu fiqih dari gurunya bernama Syaikh Dahlan Musa (Fiqih) dan ilmu Al-Qur’an dari Syaikh Azro’i Abdul Rauf.

Ia memiliki seorang istri dan dua putri.
Ia sempat ikut serta dalam Aksi Bela Islam serta aksi-aksi yang dilakukan alumni 212 pada masa setelahnya.

Dalam pemilihan umum Presiden Indonesia 2019, ia tercatat sebagai salah satu pendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Sumber: Surya.co.id

Pos terkait