Sri Bintang Pamungkas Mengundang Acara Buka Puasa Bersama Di Rumah Kedaulatan Rakyat, Guntur 49

JAKARTA – pantau24jam.com. Mas Sri Bintang Pamungkas yang dikenal sebagai tokoh oposisi dan tetap konsisten dan teguh dengan sikap dan gerakannya, Sabtu petang mengirimkan rencana Buka Puasa Bersama Rumah Kedaularan Rakyat di Jl. Guntur 49 Setiabudi Jakarta Selatan pada hari Senin, 10 Mei 2021 mulai pukul 15.30 seusai sholat adzar.

Kecuali itu kata Mas Bintang untuk menandai rasa syukur selesainya renovasi “markas” kaum pergerakan itu.

Dilansir dari Java Crime.com. Rumah Kedaulatan Rakyat Guntur 49 memang sangat bersejarah dalam membangun kesadaran dan kebersamaan kaum pergerakan untuk menyikapi semua kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada rakyat.

“Rumah Kedaularan Rakyat sudah tidak bocor”, kata Mas Bintang.

Karena sejak enam bulan silam, rumah wakaf dari tokoh nasional Subadio Sastrosatomo itu sempat ambruk. Dan lama tidak bisa mrmperoleh dana guna memperbaikinya.

Jadi wajar untuk menandai usianya perbaikan, “Rumah Perjuangan Rakyat” ini perlu ditandai kembali dengan diskusi mingguan yang terjadwal rutin secara bergilir dari berbagai elemen pergerakan yang ada.

“Acara buka puasa bersama ini pun menandai pemahaman religius beragam aktivis dari berbagai elemen pergerakan yang telah membangun komunitas yang khas dari Rumah kedaulatan Rakyat”, jelasnya.

Begitu juga ujar Mas Bintang karena acara buka puasa bersama ini tanpa sponsor, maka bagi siapa saja yang berkenan hadir dapat ikut serta membawa makanan dan minuman untuk dua orang.

“Yang satu untuk diri sendiri, dan yang satu lagi untuk yang tidak bisa membawa makanan dan minumannya”, kata Mas Bintang.

“Sebelum acara buka puasa bersama, dimulai peserta akan membahas masalah negara yang tengah runyam sekarang ini”, pungkasnya

Demikian ajakan sekaligus undangan bagi segenap kaum pergerakan. Acara serupa ini pun merupakan bagian dari silaturrahmi yang perlu dilakukan untuk memperkuat kebersamaan kaum pergerakan yang ada.

Ir. Sri Bintang Pamungkas, S.E., M.Si., Ph.D. adalah seorang tokoh pergerakan, reformis, aktivis, politikus asal Indonesia. Ia juga merupakan pendiri dari Partai Uni Demokrasi Indonesia serta pernah menjadi narapidana pada era Presiden Soeharto. Ia dibebaskan ketika B. J. Habibie menjabat sebagai presiden.

Tawang / Andiz