Ada Apa ? REI Associates Akan Laporkan Penyidik Polres Kabupaten Kediri Ke Propam Polda Jatim dan Mabes Polri

  • Whatsapp

Pantau24jam.com–Kasus dugaan Pengelapan dan Penipuan Yang melibatkan pihak Ketua Yayasan Al Hanif Kediri Nusantara (Ahmad Shodiq Mualifin) dengan Modus Pembanguna Rumah Tinggal  , di Kabupaten Kediri,  diduga mandek di meja penyidik Polres Kabupaten Kediri

Bacaan Lainnya

Mandeknya penanganan kasus yang dilaporkan/diadukan Triono tersebut menuai sorotan terhadap kinerja penyidik yang menangani laporan tersebut.

Kuasa hukum pelapor, Ronal Efendi mengatakan, kasus yang dilaporkan/diadukan pada tahun 2020 lalu di Polres Kabupaten Kediri itu, hingga saat ini belum menemui titik terang.

Ia pun mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum (APH), khususnya penyidik Polres Kabupaten Kediri dalam menangani kasus dugaan Pengelapan dan Penipuan Yang Mengakibatkan kliennya menjadi Korban.

Menurut dia,  Ahmad Shodiq Mualifin (Terlapor/teradu), seharusnya sudah ditetapkan sebagai tersangka, dengan sejumlah alasan.

Ronal menyebutkan, sebelum pihak Perlapor/pengadu, klien Kami Telah menghadirkan saksi-saksi dan Bukti-bukti sesuai permintaan Penyidik Apa Lagi dari Kasus Ini Klien Kami Mengalami Kerugian Puluhan Juta Rupiah dan Telah Mengcukupi 2 Alat Bukti Permulaan

Sehingga, tidak ada lagi alasan dari pihak kepolisian, untuk tidak menetapkan tersangka. Apalagi kasus ini sudah terlampau lama diproses.

“Sampai saat ini belum ada penatapan tersangka, alasan penyidik Polres Kabupaten Kediri sisa digelar perkara, tapi buktinya belum juga dilaksanakan. Dan janji pelaksanaan gelar perkara ini sudah berulang kali diucapkan penyidik ,” ungkap Ronal, Kepada Awak Media .

Anehnya lagi, lanjut Direktur REI Associates ini, Kasus Tersebut tidak Mempunyai Titik Terang.
“Semua pernyataan penyidik ke saya tunggu katanya, tunggu katanya, sampai sekarang tidak ada kejelasannya,” jelasnya.

Olehnya itu, Ronal  meminta keseriusan dan tranparansi pihak Polres Kabupaten Kediri dalam menangani kasus dugaan Pengelapan dan Penipuan Tersebut

Atas Hal Tersebut Demi Kepetingan Klien Kami maka terpaksa tim kuasa hukum Triono  bakal melaporkan hal ini ke pihak Propam Polda Jawa Timur, bahkan ke Propam Mabes Polri.

“Ya mau tidak mau, kalau memang tidak dapat dituntaskan, ya kami akan melapor ke Propam, Polda Jatim Maupun Ke Mabes Polri” tegasnya.