Mentan Panen Raya Padi, SYL: Jeneponto Diharap 3 Kali Panen Setahun Sehingga Mampu 6 hingga 7 Ton Perhektar

  • Whatsapp

JENEPONTO – pantau24jam.com. Menteri Pertanian melaksanakan Panen Raya Padi di Desa Kayuloe Timur Kec Turatea Kab Jeneponto Sulsel. Jum’at, 16/4/2021 sekira pukul 10.00 Wita

Dalam sambutan dan arahannya, Menteri Pertanian Dr.Ir.H.Syahrul Yasin Limpo, SH MH menyampaikan bahwa panen raya untuk memastikan seperti apa tingkat produktivitas antara 6 hingga 7 ton per hektar dan mengapa sering ke Jeneponto.

“Ada yang bertanya kenapa selalu saya datang ke Jeneponto, kemudian Jeneponto sektor pertaniannya salah satu ukuran bagi saya”, ujar Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang disambut tepuk tangan.

“Saya serius, kalau jeneponto sudah maju, maka maju semua daerah lain. Nah, bagaimana pertanaman sekarang, seperti apa rajinnya petani yaitu ukurannya jeneponto”, jelasnya

“Tidak ada lagi alasan wow ini keren, kurangnya air dan sebagaimanya, kita harus bikin caranya yang tepat guna. Panen itu yang tidak harus padi, tidak harus jagung, perlu juga kacang hijau, pilih alternatif lain yang kurang menggunakan air”, tuturnya.

“Saya melihat dari batas Kabupaten Takalar ke jantung jeneponto yang sudah dipanen masih tertinggal 1 bln 14 hari. Idealnya Jeneponto tanam padi 3 kali setahun, namun saya lihat hasil panen Jeneponto telah mencapai 6 ton hingga 7 ton per hektar. Meski rata-rata nasional 5,6 Ton per hektar”, urainya.

“Para petani, gunakan KUR, sebelumnya 55 Triliun dan saat ini siap 90 Triliun untuk pertanian. Saya tidak mau kenal korupsi, KUR ini jangan dimainkan, bila di korupsi KUR ini silahkan pak Kajari turun tangan”, terangnya

“Saya senang hasil pertanian hari ini, pertanian yang paling penting di jaga keringat dan pakai hati. Kejar dengan waktu, besok ancaman pangan yang cukup besar”, pesannya.

“Covid di luar negeri sudah masuk gelombang ke 3, yang mampu menghadapi situasi pandemi covid adalah sektor Pertanian. Jadikan bulan ramadhan ini berkah bagi pertanian”, pungkasnya

Sementara itu, Bupati Jeneponto Drs.H.Iksan Iskandar, M.Si dalam menanggapi pemaparan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dengan singkat, “Solusinya dukungan sektor pengairan, semoga bendungan Kareloe dapat dimaksimalkan sehingga Jeneponto 3 kali panen padi”, tandasnya.

Menteri Pertanian SYL, panen raya Padi menggunakan mesin alat pertanian pemotong padi jenis Combain, turut mendampingi Mentan, Bupati Jeneponto, Kapolres, Dandim dan operator Combain.

Usai panen raya padi, Mentan SYL berkenan Sholat Jum’at di Masjid Agung Jeneponto Jalan Lanto Daeng Pasewang kemudian Mentan bersama rombongan Pelaksanaan Ensiminasi Buatan di Kecamatan Rumbia Kab Jeneponto.

Turut hadir, Dirjen Pertanian, Dinas Perkebunan Hortikultura dan Tanaman Pangan Provinsi Sulawesi Selatan, Kapolres Jeneponto, Dandim 1425, Ketua DPRD Jeneponto, Dinas Pertanian Jeneponto. Dinas PU Jeneponto, Kadis Capil dan para kelompok tani serta insan pers.

Zoel Karpas / Andiz

Pos terkait