Diduga Tilep Uang Puluhan Juta, Oknum Karyawan Indosat PT. MDM Dilapor Polisi

  • Whatsapp

GOWA – pantau24jam.com. Seorang pemuda berinisial,” MA (35), beralamat Kampung Mangngeboki Dusun Tamacinna II, telah dilaporkan pada Jumat (9/4/2021) berdasarkan Laporan Polisi nomor : STB Nomor : LP / B / 23 / IV / 2021 / Sulsel / Res Gowa / Sek Bajeng tanggal 9 April 2021 atas dugaan tindak pidana Penipuan dan Penggelapan. 

MA (pelaku), adalah salah satu karyawan Indosat PT. Mitra Distribusi Mandiri (MDM), bekerja pada salah satu kantor cabang Gowa jalan Poros Pallangga Limbung. 

Posisi MA, bekerja sebagai sales suplai barang, berupa paket voucher isi ulang yang mengantarkan langsung pada toko seluler penjualan di tempat dia sudah berlangganan. 

Korban Syamsuddin yakni pemilik Toko Surya Jaya Seluler jalan Poros Limbung, Kampung Pelita, Kelurahan Limbung, Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa melaporkan MA ke aparat hukum. 

Menurut keterangan Syamsuddin melalui media ini 11/4/2021, kejadian bermula pada Kamis (8/4/2021), dimana pada saat itu, pelaku menyuruh, HW (karyawan korban) untuk mentransferkan uang sebanyak Rp. 46.700. 000,- (empat puluh enam juta tujuh ratus ribu rupiah) ke kantor perusahaan Indosat PT. Mitra Distribusi Mandiri ( MDM ) beralamat jalan poros Pallangga Limbung Kab Gowa.

HW (Karyawan korban), lanjut kata dia, uangnya ditransfer melalui Agen Brillink BRI di toko korban melalui tiga Rekening berbeda, yakni (1). Rekening Nurfadilla, (2). Rekening Dandy Syarif dan (3). Rekening Mitra MDM dengan alasan sebentar dia akan bayar. 

“HW (Karyawan) saya transferkan uang senilai Rp. 46.700. 000,- kepada MA ( pelaku), katanya, MA (pelaku) berulang kali meminta kepada HW (karyawan) saya untuk segera di transferkan, dengan bahasa sebentar dia akan kembalikan, karena di kantornya lagi ada masalah,” ucap Syamsuddin. 11/4/2021 kepada media ini. 

Syamsuddin (korban), menambahkan, Voucher yang di bawah datang MA (pelaku), kalau di gesek memang ada nomor seri yang muncul, tapi tidak ada isi vouchernya pada nomor seri tersebut. 

“Saya suruh cek pada karyawan, coba cek nomor voucher itu, nah setelah digesek, kemudian di coba masukkan pada ponsel Android, ternyata tidak ada isinya (pulsanya),” jelasnya. 

Korban kemudian merinci keseluruhan total kerugian dialami, yang telah diambil atau di transfer ke MA (pelaku), senilai Rp. 73.700.000,- (tujuh puluh tiga juta tujuh ratus ribu rupiah) dengan rincian ;

  1. Voucher 7 GB. UNL 150 X 74.000 = Rp. 11.100.000,-
  2. Voucher 3 GB UNL 300 X 53. 000 = Rp. 15.900.000,-
  3. Pada tanggal 07/04/2021 uang transfer Rp. 16.700.000,- 
  4. Pada tanggal 08/04/2021 uang transfer Rp. 30.000.000,- 

“Dengan jumlah total keseluruhan Rp. 73.700.000,- ( tujuh puluh tiga juta tujuh ratus ribu rupiah ),” urai Syamsuddin. 

Berdasarkan informasi yang didapatkan Media ini, MA ( pelaku ), bukan nama asli yang dipakai pada perusahaan Indosat PT. MDM, tapi nama yang sebenarnya adalah,” RM (inisial). 

Di tempat terpisah, HW (karyawan) korban, belum sempat tersambung, berhubung HW, lagi dalam kondisi kurang enak badan (sakit).

Kepala Resor Sektor Polsek Bajeng IPTU Sunardi, SH.MH saat dikonfirmasi, membenarkan adanya Laporan korban.

“Iya benar, korban sudah datang melapor, dan laporan korban akan kami ditindak lanjuti,” pungkas Kepala Resor Sektor Polsek Bajeng IPTU Sunardi, SH.MH.

Tim

Related posts