Innaalillaah Polisi Penembak Laskar FPI Tewas, Ini Penyebabnya

  • Whatsapp

JAKARTA – pantau24jam.com. Seorang polisi terlapor dalam kasus unlawful killing terhadap empat laskar Front Pembela Islam (FPI) yang dikabarkan meninggal dunia.

Dilansir dari IDN TIMES. Kejadian tersebut terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek meninggal dunia karena kecelakaan.

Seperti dijelaskan dari kronologi mengungkapkan dengan tegas bahwa hal itu dibenarkan oleh Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Argo Yuwono.

“Iya (satu terlapor meninggal)”, ujar Argo saat dikonfirmasi. Kamis, 25/3/2021

Informasi itu juga dikonfirmasi oleh Kabareskrim Komjen Agus Andriyanto.

“Informasi yang saya terima saat gelar perkara, salah satu terduga pelaku meninggal dunia karena kecelakaan,” ucap Agus.

Penanganan perkara ini diketahui dilakukan usai Komnas HAM memberikan rekomendasi atas hasil investigasi lembaga.

Komjen Agus Andriyanto, enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai kronologis meninggalnya salah satu personel Polda Metro Jaya tersebut.

“Silakan ditanyakan ke penyidik ya,” terangnya

Belum ditetapkan
Bareskrim Polri masih belum menentukan status hukum tiga personel Polda Metro Jaya dalam dugaan pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap laskar Front Pembela Islam (FPI) di jalan tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat.

Diketahui, kasus itu telah dinaikkan dari penyelidikan menjadi penyidikan sejak gelar perkara pada Rabu (10/3/2021) lalu.
Sampai 2 minggu setelahnya, ketiga personel itu masih berstatus sebagai terlapor.

“Sampai saat ini tiga pihak yang bersangkutan masih sebagai pihak terlapor,” jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (24/3/2021) kemarin.

Rusdi masih enggan apakah ketiga personel tersebut akan dinaikkan statusnya menjadi tersangka atau tidak. Atau justru sebaliknya, penyidik tidak menemukan unsur pidana dalam kasus tersebut.

“Proses masih penyidikan, sedang berjalan. Apabila ada perkembangan dari proses penyidikan ini tentunya akan disampaikan ke publik,” tandasnya.

Ia menyatakan Polri masih tengah menggali barang bukti yang dimiliki Bareskrim maupun dari hasil investigasi rekomendasi Komnas HAM.

“Bukti-bukti selain yang ditemukan oleh penyidik Bareskrim Polri, kita juga dapat limpahan beberapa barang bukti dari Komnas HAM. Itu juga publik juga tahu, itu yang kita gunakan. Penyidik gunakan dalam rangka menyelesaikan kasus tersebut,” ungkapnya

Di sisi lain, pihaknya masih enggan membeberkan identitas ketiga personel Polda Metro Jaya yang diduga terlibat unlawful killing terhadap Laskar FPI.
“Nanti kita tanyain kepada penyidik untuk kepastian (identitas) daripada tiga terlapor ini,” pungkasnya

Andi Zoel / Andiz

Related posts