Kepala Bappenas: Omnibus Law Tingkatkan Ekosistem Investasi

  • Whatsapp

JAKARTA – pantau24jam.com. Omnibus Law dibuat bertujuan untuk meningkatkan ekosistem investasi yang meliputi 3 substansi inti, yaitu: lisensi, izin dan persyaratan investasi, administrasi pemerintah, dan kemudahan dan insentif.

Substansi Pertama; Lisensi, Izin dan Persyaratan Investasi memiliki 3 tujuan.

  1. Mengalihkan proses perizinan usaha ke dalam Risk-Based Approach (RBA) yang meliputi:

a. Izin Dasar (Izin Lokasi, Izin Lingkungan, Izin Mendirikan Bangunan / IMB, Sertifikat Laik Fungsi / SLF)

b. Menghapus Izin Usaha dengan pelaksanaan Izin Operasional / Komersial yang didasarkan pada RBA

  1. Penyederhanaan Persyaratan Investasi. Pengaturan Bidang Usaha Penanaman Modal mengacu pada Undang-Undang Penanaman Modal
  2. Bidang Usaha Tertutup hanya ada enam, sedangkan bidang lainnya dibatasi regulasi yang mengacu pada Undang-Undang (UU) atau Peraturan Pemerintah (PP) sektoral

Substansi Kedua; Administrasi Pemerintah, tujuannya adalah:

  1. Pengaturan perizinan dan kewenangan perizinan, dan pelaksanaan hukum sektoral
  2. Penetapan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) oleh Pemerintah Pusat
  3. Penegakan hukum (sanksi pidana)

Substansi Ketiga; Kemudahan dan Insentif, yaitu:

  1. Kemudahan memulai usaha (kebutuhan modal pendirian perusahaan, alokasi lahan, IMB, SLF, pencabutan Izin Gangguan)
  2. Insentif: imigrasi, hak paten, sertifikat halal, sertifikat makanan dan obat-obatan

Semoga kehadiran Undang-Undang Cipta Kerja dapat meningkatkan ekosistem investasi di Indonesia, yang diharapkan dapat menyerap tenaga kerja dan menciptakan pertumbuhan ekonomi.

Andi Maryam / Andiz

Related posts