SRI MULYANI GOBLOK !

  • Whatsapp

Penulis oleh : Nasrudin Joha

Ini tulisan dengan judul Goblok lagi. Kali ini yang goblok bukan DPR, tapi Sri Mulyani, Menkeu Terbalik se-dunia.

Ini bukan penghinaan, ini Kritik pedas. Sudah capek dengan kritik melambai tapi tidak diindahkan.

Ini juga tidak bisa diproses dengan pidana umum, harus delik aduan. Kalau Sri Mulyani merasa tercemar, dia yang harus lapor polisi. Bukan polisi bikin laporan Internal, merasa menjadi Sri Mulyani.

Tidak bisa polisi pake delik umum pasal 207 KUHP. Karena, pasal ini telah diuji MK. Jadi keberlakuannya juga harus atas aduan pejabat yang merasa dihina.

Kalau Menkeu Sri Mulyani mau Melaporkan ke polisi, baik secara pribadi menggunakan pasal pasal 310 KUHP, atau menggunakan pasal 27 ayat (3) UU ITE, atau delik sebagai pejabat mengadu berdasarkan pasal 207 KUHP, saya tunggu.

Jangan pakai pasal hoax, pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 Tahun 1946. Basi ! Jokowi berulang kali tebar hoax juga tidak ditangkap.

Kenapa Sri Mulyani Goblok ? Karena, dia tidak bisa “menghasilkan duit” untuk negara dengan bekerja. Semua target pertumbuhan ekonomi meleset. Akibatnya, target pendapatan dari pajak juga meleset jauh (baca ulang : MELESET JAUH, BUKAN MELESAT).

Alih-alih giat bekerja, Sri Mulyani justru minta fasilitas keringanan. Minta Presiden terbitkan Perppu No.1/2020, yang membuat Sri bisa utang hingga 60 % dari nilai APBN dan boleh defisit APBN lebih dari 3 % Terhadap PDB.

Sekarang, Sri Utang yang termin pembayarannya hingga 50 tahun kedepan. Sri ‘investasi’, untuk 50 tahun kedepan, bukan untuk mewariskan harta tetapi mewariskan utang untuk anak cucu kita.

Lima puluh tahun lagi, Sri sudah mati. kalaupun masih hidup, bukan Menkeu dan pasti sudah jadi nenek-nenek tua.

Sri Mulyani tak mungkin membayar utang yang dia ciptakan. Kitalah, rakyat Indonesia dan generasi berikutnya yang menanggung.

Sudah begitu, Sri berbangga bisa utang untuk 50 tahun kedepan. dalih dipercaya investor lah. Wong bisa ngutang saja bangga.

Kalau bisa bekerja, menghasilkan uang, baru bangga. Lah ini, cuma bisa ngutang kok bangga ?

Kita wajib melawan, saya sedang “gemar” menulis artikel “Goblok” terinspirasi Alimudin Baharsyah. Ali sang pendobrak Rezim tiran.

Mari menulis, mari melawan. Jika tidak, anda hanya menunggu giliran untuk di -Ali Baharsyah- kan. [].

Related posts