Pemasok Senjata Api Ke KKB Ternyata Oknum Polisi, Ini Pengkhianatan Terhadap Bangsa

AMBON – pantau24jam.com. Wajah instansi Polri tercoreng oleh dua anggotanya yang jadi pengkhianat bangsa. Mereka ditangkap lantaran jadi pemasok senjata api dan amunisi ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Dua anggota MMI itu berasal dari Polresta Ambon dan Pp Lease. Keduanya ditangkap di Ambon.

Polda Maluku menjelaskan penangkapan tersebut bermula ketika Polres Bintuni Papua Barat menangkap seorang warga yang membawa senjata api.

Kepolisian pun melakukan penyelidikan. Hasilnya, terungkap bahwa senjata api tersebut dibeli dari Ambon.

Berdasarkan informasi tersebut, Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri meminta Kapolresta Ambon Kombes Pol Leo Nugraha Simatupang untuk melakukan koordinasi dengan Polres Bintuni dan Polda Papua Barat.

“Setelah berkoordinasi, polisi kemudian melakukan penyelidikan di Ambon dan berhasil melakukan penangkapan terhadap beberapa orang anggota polisi”, terang Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri

“Masih dilakukan pengembangan, nanti akan diekspos terbuka”, jelas Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri. Senin, 21/2/2021.

Diketahui, sebelumnya kepolisian Teluk Bintuni, Papua Barat menangkap seorang warga asal Jalan Merdeka, Kabupaten Teluk Bintuni Papua Barat berinisial WT pada Rabu (10/2/2021)

Dari penangkapan tersebut, polisi menemukan satu jenis senjata revolver, satu senjata api laras panjang rakitan, 600 butir amunisi berukuran kaliber 3,8 dan satu magazen.

Kemudian, barang bukti lain yang disita ada uang tunai pecahan lima puluh ribu senilai Rp 450 ribu, surat keterangan bebas negatif Covid-19, dan satu ponsel.

“Dari sinilah terungkap, bahwa pelaku mengaku membeli senjata api dan sejumlah amunisi tersebut untuk alat perang Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua. Ia membeli dari oknum anggota polisi di Ambon”, terangnya

Jumadi Ambon / Andiz