Aliansi Mahasiswa Bulukumba Kecam Dugaan Korupsi OPD, Meminta Tegas Kejati Sulsel Mengusut Tuntas

  • Whatsapp

MAKASSAR – pantau24jam.com.
Menyikapi dugaan korupsi massal yang dilakukan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Bulukumba, Aliansi Mahasiswa Bulukumba mengecam dan meminta aparat untuk bersikap tegas.

Pengecaman itu dibuktikan, saat Aliansi Mahasiswa Bulukumba melakukan unjuk rasa sebagai aksi prakondisi di depan Kantor Kejati Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar. Selasa, 12/1/2021 sekira 14.00 WITA.

Pantauan media, aksi tersebut diikuti oleh puluhan mahasiswa Bulukumba yang menempuh pendidikan tinggi di Kota Makassar.

“Kami datang disini, untuk meminta Kejati Sulsel mengusut kasus korupsi yang secara gamblang dipertontonkan oleh seorang pejabat di lingkungan pemerintahan itu sendiri, jangan biarkan Bulukumba dinodai oleh anj*ng-anj*ng yang merusak tatanan yang telah dibangun leluhur kita,” teriak salah satu orator.

“Jika kasus korupsi yang terjadi di Bulukumba tidak diusut tuntas, maka kami akan datang kembali dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi. Olehnya itu kami minta dengan tegas Kejati Sulsel mengusut kasus ini,” sambung orator.

Sementara itu, Jendral Lapangan, Idam saat dihubungi menegaskan siapapun yang terlibat korupsi maka mesti dihukum sesuai peraturan perundang-undangan.

“Satu hal yang mesti saya sampaikan sekaligus penekanan kepada siapapun itu yang terlibat korupsi massal dan penyelewengan kekuasaan dalam bentuk apapun adalah kejahatan kemanusiaan dan sudah semestinya diadili dan dihukum sesuai peraturan perundang-undangan,” tegas Idam.

Diungkap Jendlap Idam, korupsi tersebut masih bersifat dugaan dari hasil temuan BPK yang menyebutkan 3 OPD di Kabupaten Bulukumba.

“Sifatnya masih indikasi (dugaan), hasil temuan BPK dan kalau merujuk dari temuan BPK secara umum lebih kepada Kadis PUPR, Kadinkes, dan Kadisdik Bulukumba, namun secara spesifik ke Bupati Bulukumba dalam hal ini A. Syukri Sappewali yang mesti klarifikasi dan bertanggung jawab apabila terbukti selaku pimpinan tertinggi di Pemkab Bulukumba,” imbuhnya.

Untuk diketahui, aksi ini merupakan aksi pra kondisi Aliansi Mahasiswa Bulukumba. Selanjutnya dari informasi yang dihimpun media, akan ada konsolidasi akbar dan aksi lanjutan guna menyikapi secara serius terkait dugaan korupsi massal di Kabupaten Bulukumba.

Daeng Tompo / Andiz

Related posts