Innaalillahi, MTs Negeri 2 Jeneponto Berduka Atas Kehilangan Salah Satu Gurunya

  • Whatsapp

JENEPONTO – pantau24jam.com. Innaalillahi Waainnaa ilaihi Rojiun, deringan handpone grup forum Kemenag tak berhenti berbunyi sekira pukul 06.00, ASN Kemenag menyampaikan ungkapan duka dan belasungkawa atas wafanya salah satu Guru yang bertugas di MTs Negeri 2 Jeneponto.

“Secara pribadi sempat kaget mendengar dan membaca chat maupun melihat di Akun Facebook atas kabar duka seakan tak percaya, karena beberapa hari yang lalu sempat ketemu Almarhumah Sukmawati Binti Raja Muda”, ujar Kepala MTs.Negeri 2 Jeneponto H.Abd. Rahman.

Kepala MTs.N 2 Jeneponto H.Abd. Rahman, hal tersebut membenarkan bahwa Gurunya atas nama Sukamawati yang pengangkatan ex honorer itu telah wafat di Rumah Sakit Lanto Dg. Pasewang Jeneponto. Sabtu, 9/1/2021 sekira pukul 05.30 Wita.

Bahwa Almarhumah telah di opname selama 9 hari di Rumah sakit tersebut dan hasil diagnosa dokter rumah sakit dinyatakan bronkhitis.

H.Abd. Rahman mengungkapkan rasa duka mendalam atas kehilangan guru yang penuh dedikasi yang tinggi lincah dan banyak berkonstribusi pada perkembangan Madrasah selama mengabdi baik saat menjadi Honorer terlebih lagi saat menjadi PNS.

Tidak hanya Kepala Madrasah, tapi seluruh teman sejawad para guru turut merasa sangat kehilangan karena almarhumah dalam bergaul sangat supel dan ramah kepada setiap orang, energik, lincah.

“Selamat jalan kawan, kami sangat menyangimu tetapi Allah lebih menyangimu, Insya Allah khusnul Khotimah”, ungkap H. Abd.Rahman.

Tidak hanya warga MTs Negeri 2 yang berduka namun secara umum seluruh aparat Kementerian Agama turut berduka atas wafatnya Sukma panggilan kesehariannya. Termasuk keluarga besar MTS Pondok Pesantren An Nuriyah Bonto Cini Jeneponto.

Fahriah / Andiz

Related posts