Korban Pelaku Pencabulan Dibawah Umur Dan Sodomi, Pertanyakan Laporannya Ke Penyidik Polrestabes Makassar

  • Whatsapp

MAKASSAR – pantau24jam.com. Perbuatan biadab yang dilakukan oleh Nasrul Laki-Laki 15 tahun terhadap 3 orang anak perempuan dibawa umur, merupakan perbuatan yang sangat biadab dan tidak bermoral, yang harus mendapatkan perhatian dan tindakan serius dari semua Unsur Pemerintah dan Penegak Hukum.

Termasuk Komnas Perlindungan Anak Indonesia. Bagaimana tidak, Perbuatan tercela yang dilakukan Nasrul sudah dilaporkan oleh salah satu orang tua Korban pada sekitar bulan Juli 2020 atas tindakan Asusila Pemerkosaan terhadap anaknya, yang hingga saat ini oleh Penyidik Polrestabes Makassar belum mendapatkan tindakan dan proses hukum lebih lanjut terhadap pelaku.

Namun yang terjadi Pelaku malah kembali melakukan perbuatan cabulnya terhadap beberapa anak lainnya yang masih dibawah umur.

Tindakan pencabulan/Pemerkosaan tersebut yang dilakukan oleh Nasrul, bukan lah yang pertama kalinya, namun menurut pengakuan si korban “Icca” (nama disamarkan) setelah orang tua Kandungnya berhasil memergoki Nasrul bersama putrinya dirumahnya sendiri didalam kamar korban.

Bahwa perbuatan tersebut sudah lebih dari 3x dilakukan Nursal terhadap dirinya ditempat yang berbeda, Ibu korban menceritakan kejadian tersebut kepada tetangga dan keluarganya, sehingga para warga tetangganya tersebut mengumpulkan anak-anaknya karena khawatir peristiwa tersebut juga terjadi pada anak-anaknya.

Setelah para anak-anak mereka dikumpulkan dirumah salah satu korban, betapa sangat mengejutkan kelima anak-anak mereka mengakui bahwa mereka telah mendapatkan perlakuan yang sama, bahkan 2 orang anak laki-lakipun mengakui beberapa kali di sodomi oleh pelaku.

Inilah beberapa korban tersebut yang bertemu langsung awak wartawan disalah satu rumah Korban :

  1. St (P) 7 Tahun, Orang tua Korban telah melaporkan Peristiwa kejadian pada Bulan Oktober 2020 ke Satreskrim Polrestabes Makassaer, Pelapor an. Rahmi (P)35 tahun.
  2. Insan (P) 7 tahun, orang tua an. Raoda (P) 41 tahun.
  3. Bulan (P) 5 tahun, orang tua an. Santi N. (P) 31 tahun.
  4. Muh. (Lk) 10 tahun orang tua an. Nisma Sasmita (P) 30 tahun.
  5. Put (Lk) 10 tahun, orang tua an. Indah (P) 30 tahun.

Pelaku dan semua Korbannya adalah warga dalam satu lingkungan di Jl. Paccerakkang Kelurahan Berua Lorong Mangga RT. 8 RW. 6. Kec. Biringkanya Kota Makassar.

Sangat Ironi, beberapa hari sebelum tim investigasi wartawan turun langsung ke TKP, Warga telah melaporkan kejadian tersebut ke pada Pejabat setempat dalam hal ini Ketua RT yang merupakan masih kerabat dari para korban.

Namun Syamsul Lk selaku Ketua RT tidak ada respon dan tindakan apapun, bahkan Pengakuan Kepala Kantor Kelurahan Berua Andi Mansyur mengatakan kepada awak media bahwa beliau sama sekali tidak pernah mendapatkan laporan dari Ketua RT akan adanya peristiwa kejadian tersebut

“Justru saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada wartawan karena mendapatkan informasi kejadian ini dari rekan-rekan jurnalis”, terangnya

Menurut keterangan dari orang tua salah satu korban, bahwa diluar ke 5 orang korban anak dibawa umur tersebut, diduga kemungkinan masih ada korban lainnya, karena ada beberapa warga yang menjadi korban dari perbuatan tercela tersebut, merasa takut untuk berbicara dan melaporkan kejadian tersebut ke aparat Penegak Hukum.

Warga sangat mengharapkan, peristiwa memilukan ini benar-benar mendapatkan perhatian dan penanganan serius dari Aparat Penegak Hukum dan pelaku dapat diberi sangsi yang tegas sehingga dikemudian hari tidak terjadi kejadian yang sama yang menimbulkan trauma fsikis terhadap anak dibawa umur, khususnya anak-anak mereka.

Warga juga meminta, adanya tindakan dan sangsi sosial terhadap orang tua dan Pelaku, agar tidak terjadi lagi keresahan dan kecemasan berkepanjangan terhadap warga masyarakat akan keselamatan dan kehormatan anak-anaknya.

Krg Pasang / Andiz

Related posts