Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura Dan Perkebunan Gelar Produk Tanaman Pangan Di Pelabuhan Paotere, Ini Tujuannya

  • Whatsapp

MAKASSAR – pantau24jam.com. Dengan berkembang pesatnya industri rumah tangga terutama selama masa pandemi Covid-19 maka hasil tanaman pangan yang telah diolah oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) makin diminati.

Hal ini mendorong, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan dengan menggelar Produk Tanaman Pangan bertempat di Pelabuhan Kapal Kayu Paotere Kec Ujung Tanah Kota Makassar. Sabtu, 12/12/2020.

Kepala Seksi Pengolahan Hasil Pertanian Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan Ir.H.Andi Muskerawari MP sebagai Ketua Panitia mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan produksi hasil pertanian.

“Gelar Produk Tanaman Pangan oleh Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan ini bertujuan untuk mempromosikan produksi hasil pertanian”, ujar Ir.H.Andi Muskerawari MP

Adapun peserta pameran Gelar Produk Tanaman Pangan di ikuti oleh UPH Kabupaten, Sidrap, Jeneponto, Takalar, Gowa, Pinrang dan Kota Makassar.

Kegiatan Gelar Produk Tanaman Pangan dibuka oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan Dr.Ir.Andi Ardin Caco, MP

“Alhamdulillah, kegiatan ini di support oleh Pemerintah Provinsi sulawesi selatan dan selalu dilaksanakan setiap tahunnya untuk mempromosikan produk baik pangan segar maupun produk pangan olahan. Permohonan maaf sedianya Bapak Gubernur Sulsel turut hadir namun karena ada kesibukan lain”, tutur Dr.Ir.Andi Ardin Caco, MP

Kedepannya, produk olahan hasil pertanian oleh dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan akan di bentuk Market place dan menjadi solusi andalan, semua produk olahan akan dipromosikan melalui digital yaitu on line. Semua produk olahan hasil pertanian ada dalam satu genggaman.

“Salah satu konsep Pertanian yaitu memberikan hasil olahan pertanian dari sektor non formal yaitu yang steril, higienis, homoginitas dan yang pasti komitmen pada protokol kesehatan. Di pabrik olahannya benar-benar bersih serta kemasan produk harus menarik”, terangnya.

“Saya targetkan, agar produk olahan hasil pertanian pada tahun 2021 harus digital, telpon genggam pun sudah dikuasai. Kita inginkan apa langsung klik kemudian produk pun tiba dikamar. Karenanya kualitas rasa dan kemasan perlu di tingkatkan karena ini adalah produk UMKM. Dari 129 cemilan di indonesia, namun tidak satupun produk sulawesi selatan yang memilki HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) inilah semua yang harus dibenahi agar go Nasional dan Internasional”, pungkas Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan Dr.Ir.Andi Ardin Caco, MP

Usai sambutan dan membuka kegiatan Gelar Produk Tanaman Pangan, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan ini berkenan memberikan bantuan sembako kepada 150 orang perwakilan warga Kecamatan Ujung Tanah yang terdampak Covid-19.

Turut hadir Sekretaris dan para Kepala Bidan serta Kepala Seksi lingkup Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan, Dharma Wanita Dinas Tanaman Pangan diwakili Ibu Mufan, Camat Ujung Tanah Andi Unru, serta Kapolsek Ujung Tanah.

Zoel / Andiz

Related posts