Wakapolri: Siapapun Ikut Gerakan Deklarasi Kemerdekaan Papua, Akan Ditindak Tegas

  • Whatsapp

JAKARTA – pantau24jam.com. Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dr Gatot Eddy Pramono MSi menekankan tak bakal segan menindak tegas kelompok atau siapapun yang ikut dalam gerakan deklarasi Kemerdekaan Papua.

Deklarasi gerakan tersebut sebelumnya digaungkan Ketua Gerakan Persatuan Pembebasan Papua Barat atau The United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Benny Wenda pada (1 Desember 2020) lalu.

Komjen Pol Gatot yang pernah menjabat Kapolda Metro Jaya itu melanjutkan, polisi tak pandang bulu dalam menindak siapapun yang hendak mengikuti jejak Benny Wenda untuk memisahkan Papua dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Siapapun, kelompok manapun yang mengikuti daripada Benny Wenda yang ingin memisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia kita akan melakukan tindakan tegas,” kata Komjen Pol Gatot saat menyampaikan konferensi pers di Gedung Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Kamis, 3/12/2020

“Siapapun dia, kelompok apapun dia, kita tidak pandang bulu,” ucap Wakapolri.

Menurut Wakapolri, sikap tegas diperlukan untuk menunjukan bahwa Indonesia memiliki kuasa hukum atas Papua. Tak hanya itu, langkah penindakan juga penting untuk memperlihatkan bahwa Papua adalah bagian dari Indonesia yang tak bisa dipisahkan begitu saja.

Dalam kesempatan itu, Wakapolri juga menerangkan bahwa penurunan pasukan Polri dan TNI di sana juga diklaim jadi pertanda tekad aparat untuk menjaga keamanan di Bumi Cenderawasih.

“Setiap terjadi gangguan keamanan itu menjadi kewajiban bagi Polri, TNI, dan instansi terkait untuk menjaganya dan tidak boleh terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Komjen Pol Gatot.

“Itu kita pegang dulu. Oleh karena itu keberadaan TNI Polri di sana untuk menjaga keamanan di Papua dan untuk menjaga Papua tidak terlepas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutup Wakapolri.

Red

Pos terkait