Demonstran Anti Habib Rizieq Dibayar Rp 50 Ribu Dan Nasi Bungkus Di Sentul Bogor

  • Whatsapp

BOGOR – pantau24jam.com. Al Ulama’ warotsatul anbiya’, Ulama itu pewaris para Nabi. Karena itu umat Islam dimanapun berada, pasti tidak terima melihat para Ulama dihina oleh musuh-musuh Islam, apalagi bila yang dihina adalah Ulama yang merupakan dzurriyah Rasulullah SAW yaitu Imam Besar Habib Rizieq Shihab.

Seucrit alias segelintir orang yang mengatasnamakan dirinya “Kelompok Forum Rakyat Padjajaran” menggelar aksi di depan perumahan Mutiara Sentul The Nature yang berada di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (30/11/2020).

Pendemo yang hanya berjumlah 20 orang ini ini menuding Habib Rizieq terkena COVID-19 dan keberadaan beliau “meresahkan dan bisa saja membahayakan warga sekitar” karena membawa dan menularkan virus COVID-19 kepada masyarakat Bogor, sehingga mereka meminta Habib Rizieq ditangkap atas dasar tudingan itu.

Lucunya, kalau benar serius dengan tuntutan semacam itu, kenapa massa bayaran ini tidak berdemo ke kantor PBNU atau ke rumah Said Agil Siradj yang sudah jelas-jelas positif COVID-19? Karena Habib Rizieq sudah ditest Swab dan hasilnya negatif COVID-19, alhamdulillah.

Saat para Wartawan datang ke lokasi sekitar pukul 18.37 WIB, sekelompok massa yang sempat dikawal sejumlah aparat kepolisian itu sudah kabur melarikan diri. Jadi mereka cuma datang sebentar untuk diambil foto dan video sambil memegang spanduk berisi kecaman terhadap Habib Rizieq, lalu kemudian pergi.

Warga Perumahan Mutiara Sentul The Nature tidak ada yang kenal dengan kelompok itu, mereka tidak tau pendemo itu dari mana dan merasa kesal karena nama warga telah dicatut untuk melontarkan fitnah dan ujaran kebencian kepada Habib Rizieq.

Di investigasi, ternyata pendemo itu didatangkan dari luar perumahan yaitu dari daerah Parung, Bogor. Mereka hanya dibayar Rp 50 ribu dan dikasih nasi bungkus oleh aktor penggeraknya, lalu dinaikkan ke dalam angkot yang telah disewa untuk menuju perumahan Mutiara Sentul The Nature dan berdemo disana.

Sementara spanduk berisi ujaran kebencian kepada Habib Rizieq sudah disiapkan oleh si oknum penggeraknya. Massa bayaran hanya disuruh memegangnya saja untuk dipublikasikan.

Maka itu apabila ada aksi penolakan dan ujaran kebencian terhadap Ulama apalagi Habib Rizieq Shihab, nyaris pasti semua itu adalah massa bayaran dan ada aktor penggeraknya. Dan hal itu terbukti di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Red

Related posts