Disinyalir Jarang Masuk, Kapsek SMP Negeri 1 Banjar Margo Diduga Duduk di Ruangan Kantor Seperti Diatas Duri

  • Whatsapp

TULANG BAWANG – pantau24jam.com. Seperti kita ketahui, pemerintah pusat melalui Menteri Pendidikan telah menetapkan sistem dan tata cara pendidikan dalam proses belajar mengajar untuk menciptakan SDM yang berkualitas.

Hal ini dapat dicapai, terutama dengan meningkatkan kualitas guru sebagai pendidik di sekolah yang profesional. Namun di samping itu, Pemerintah juga membuat peraturan yang wajib dilaksanakan Pegawai Negeri Sipil (PNS), seperti soal kedisplinan melaksanakan tugas Program peningkatan mutu pendidikan dapat tercapai, bila sang kepala sekolah (Kepsek) sungguh-sungguh bertugas menjalankan kewajibanya.

Hal ini yang harus menjadi perhatian Pemerintah dan pengawasan disetiap sekolah agar lebih diperhatikan.

Seperti yang ditemui awak media di SMP Negeri 1 Banjar Margo, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, dimana kepala sekolahnya diduga duduk di kantor seperti duduk di atas duri yang selalu cepat pulang ke rumah.

Ketika awak media hendak menemui, kapsek tersebut tidak ada diruang kerjanya atau tidak masuk, hanya ada guru dan TU. Kemudian awak media bertanya kepada TU dimana kepala sekolah, petugas TU itu menjawab beliau tidak masuk. Jum’at, 27/11/2020.

“Kepala sekolah tidak masuk, kadang seminggu sekali atau hanya seminggu dua kali masuknya, itupun ketika kepsek datang hanya sebentar berada di sekolah kemudian pergi lagi,” jelas pegawai TU sekolah inisial SD tersebut.

Hal itulah yang menimbulkan pertanyaaan publik, apa tidak ada teguran dari dinas pendidikan, atau memang gajinya dibagi-bagi pada atasanya agar tetap aman walau jarang ngantor.

Atas dasar temuan itu, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang melalui Dinas terkait agar memberi tindakan kepada Kepsek SMP Negeri 1 Banjar Margo karena tidak disiplin dalam menjalankan tugasnya sebagai ASN, hal itu dapat berdampak buruk bagi citra dunia pendididkan di Tulang Bawang.

“Saya kira Kepala Dinas paham, bahwa begitu banyak ASN yang telah mengikuti Cakep (Calon Kepala Sekolah) dan layak meski antri dan bertahap. Ini yang harus konsisten dan tegas oleh penentu kebijakan”, terang Andi Zulkarnain Wakil Ketua DPP Serikat Media On Line Seluruh Indonesia (SEKAT RI).

Jum / Andiz

Pos terkait