Polisi Tangkap Gus Nur, Fadli Zon: Penistaan pada Konstitusi, Demokrasi dan HAM, Seperti Zaman Penjajahan

  • Whatsapp

JAKARTA – pantau24jam.com. Kepolisian mengamankan Suri Nur Rahardja atau dikenal Gus Nur, lantaran diduga seringkali mengkritik pedas dan dinilai celotehannya umbar kebencian terhadap, Nahdlatul Ulama (NU).

Gus Nur diamankan pihak Kepolisian di kediamannya di Pakis, Malang, Jawa Timur, pada hari Sabtu, 24 Oktober 2020 pukul 00.00 WIB dini hari.

Penangkapan Gus Nur dikabarkan diduga lantaran mengatakan bahwa salah satu Organisasi Islam terbesar di Tanah Air itu berubah 180 derajat setelah lahirnya rezim ini.

Fadli Zon menanggapi penangkapan Gus Nur, melalui cuitan pada akun Twitter resmi miliknya.

Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu menilai bahwa harus ada pihak yang mendata, bahkan membukukan ihwal orang yang ditangkap lantaran terjerat oleh Undang-Undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Lebih lanjut, dikatakannya bahwa hal tersebut merupakan penistaan terhadap kostitusi, demokrasi, dan hak asasi manusia.

“Harus ada yang mendata dan mencatat bahkan membukukan sudah berapa banyak orang ditangkap karena UU ITE yang diinterpretasikan seperti ini. Jelas ini penistaan terhadap konstitusi, demokrasi dan hak asasi manusia,” tegas Fadli Zon.

Dikutip dalam cuitan akun @fadlizon, (24 Oktober 2020).

Red

Pos terkait