Rapat Pengendalian Covid-19, Gubernur Sulsel Bahas Strategi

MALILI – pantau24jam.com. Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves), Luhut Binsar Pandjaitan memimpin rapat video conferencee Rabu, 16 September 2020.

Turut hadir dalam rapat ini Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah, Kapolda Sulsel, dan Pangdam XIV Hasanuddin serta Pemerintah Kalimantan Selatan.

Rapat ini dilaksanakan dalam rangka fokus pengendalian Covid-19 di masing – masing provinsi di Indonesia. Di dalam rapat ini terdapat berbagai pembahasan.

Diantaranya menyamakan data antara pusat dan daerah untuk pengambilan keputusan cepat, operasi yustisi untuk penegakan disiplin kesehatan, penanganan secara spesifik klastee yang ada.

Selain itu, juga dibahas peningkatan manajemen perawatan pasien Covid-19 untuk menurunkan mortality rate dan meningkatkan recovery rate.

Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan memantau upaya-upaya dalam pencapaian target dan rencana operasi untuk menangani Covid-19 di empat provinsi.

Dimana keempat provinsi ini termasuk ke dalam penyumbang terbanyak jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia.

“Saya ingin penerapan disiplin protokol kesehatan untuk perubahan perilaku dipertegas pelaksanaannya, lalu harus ada penurunan penambahan kasus harian, peningkatan angka kesembuhan, penurunan angka kematian dan penurunan angka kematian per total populasi,” tegasnya.

Luhut juga meminta masing-masing kabupaten dan kota untuk memberikan data-data yang menunjukkan variable jumlah kasus, kesembuhan, dan tingkat kematian.

Detail mengenai masing-masing kluster penyebaran yang diklasifikasikan menjadi beberapa sub-kluster besar yaitu perkantoran, keluarga, pasar, maupun titik-titik keramaian yang lain dimintanya.

Sementara itu, Gubernur Sulsel mengungkapkan langkah dan strategi yang dilakukan Pemprov Sulsel dalam rangka penanganan Covid-19. Dijelaskan juga bahwa diawal pandemi Pemprov sudah melaksanakan beberapa langkah.

“Yang pertama karena pandemi ini tentu butuh jangka waktu lama untuk bisa menyelesaikan ini sampai pada vaksin obat kita temukan,” sebut Nurdin Abdullah.

Pemprov Sulsel dalam pemaparannya membagi dua penanganan. Penanganan pertama bagi yang terkonfirmasi positif dan ada gejala, serta memiliki penyakit penyerta dirawat di rumah sakit. Sementara yang terkonfirmasi positif dan tanpa gejala dilakukan isolasi di hotel.

“Kenapa di hotel dilakukan. Karena orang inikan tanpa gejala, tinggal bagaimana menjaga imunnya,” ujarnya.

Dengan istirahat yang cukup, pemberian gizi yang baik, sehingga dalam jangka waktu tertentu virusnya akan putus dan hilang.

Para penyintas yang mengikuti program ini juga menjadi edukator di tengah masyarakat.

Dalam rapat ini, Menko Marves juga secara tegas meminta kepada Kapolda Sulsel dan Pangdam XIV Hasanuddin untuk memback-up dalam rangka penegakan disiplin.***

Sumber : https://fixmakassar.pikiran-rakyat.com/sulsel/pr-57749452/rapat-pengendalian-covid-19-gubernur-sulsel-bahas-strategi?

Pos terkait