Gubernur DKI Anies Baswedan Menang Di MA Soal Pencabutan Izin Reklamasi Pulau H Jakarta

JAKARTA – pantau24jam.com. Mahkamah Agung (MA) memutuskan menolak gugatan PT Taman Harapan Indah soal pencabutan izin reklamasi Pulau H.

Bermula saat Gubernur mengeluarkan Keputusan Gubernur Nomor 1409 Tahun 2018 tanggal 6 September 2018. Dalam Kepgub itu, Gubernur DKI Jakarta mencabut 13 izin reklamasi pulau, termasuk Pulau H. Hanya 4 pulau yang diizinkan, yaitu Pulau C, Pulau D, Pulau G dan Pulau N.

Karenanya, PT Taman Harapan Indah sebagai pengembang pulau reklamasi Pulau H tidak terima dan mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Pada 9 Juli 2020, PTUN Jakarta mewajibkan Gubernur DKI Jakarta untuk mencabut Kepgub 1409 itu.

Maka Gubernur DKI tidak terima dan mengajukan banding. Namun, di tingkat banding, lagi-lagi Gubernur DKI kalah. Pada 2 Desember 2019, Pengadilan Tinggi TUN Jakarta menguatkan putusan PTUN Jakarta.

Akhirnya kasus pun bergulir ke MA. Kedua belah pihak sama-sama mengajukan kasasi.

“Tolak kasasi dari pemohon kasasi I (PT Taman Harapan Indah, red). Kabul kasasi dari pemohon kasasi II (Gubernur DKI Jakarta, red). Batal judex facti (PTUN dan PT TUN-red). Mengadili sendiri, Tolak gugatan,” demikian bunyi amar putusan MA yang dilansir panitera di website-nya. Senin, 22/6/2020.

Ketua majelis Irfan Fachruddin dengan anggota Sudaryono dan Yodi Martono Wahyunadi. Putusan yang diketok pada 4 Juni 2020 itu dicatat oleh Panitera Pengganti Joko Agus Sugianto.

Pulau H

Sukri / Andiz / Red

Pos terkait