Oknum Polisi Terciduk Mengisap Sabu Di Dalam Mobil Depan ATM

LAMPUNG – pantau24jam.com. Seorang oknum polisi anggota polisi kedapatan sedang mengisap sabu di dalam mobil di depan ATM BRI, Kedaton, Bandar Lampung. Jum’at, 5/6/2020 pukul 23:26 WIB

Terungkapnya kasus tersebut, dari laporan satpam ATM BRI yang berada di Jalan Teuku Umar. Jumat, 5/6/2020 sekira pukul 00.00 WIB.

Laporan satpam menyebutkan, ada dua orang yang dicurigai hendak membobol ATM lantaran satu orang itu terlihat mengeluarkan senjata api.

Oknum polisi berinisial YF (37) tersebut adalah anggota salah satu polsek di Lampung Utara. Saat ditangkap, YF bersama seorang rekannya berinisial SF yang merupakan warga Bandar Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung Komisaris Besar Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, penangkapan itu berawal dari kecurigaan kasus pembobolan ATM di Bandar Lampung.

“Dari CCTV terlihat ada pria yang mengeluarkan senjata api di depan ATM itu. Dari itu, ada kecurigaan akan ada pembobolan ATM”, terang Pandra saat dihubungi, Jumat sore.

“Keduanya tampak tegang saat petugas memergoki mereka. Petugas menemukan barang bukti sabu, alat isap, senjata api rakitan, dan beberapa butir amunisi,” jelas Pandra.

Pandra mengatakan, saat ini kedua orang itu masih diperiksa oleh petugas Polresta Bandar Lampung. Keduanya diperiksa terkait kepemilikan senjata api rakitan dan kasus narkoba.

Tim Tekkab 308 Polresta Bandar Lampung yang menerima laporan pun langsung menuju lokasi.

“Anggota langsung bergerak menuju lokasi dan didapati dua orang laki-laki sedang menggunakan sabu di dalam mobil Toyota Calya warna merah,” beber Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rosef Efendi.

Ternyata, di dalam mobil itu YF dan SF sedang mengonsumsi sabu.

Selain mengamankan dua paket kecil sabu lengkap dengan alat isapnya, anggota juga menemukan senjata api rakitan jenis revolver dengan empat butir amunisi kaliber 38.

“Saat ditangkap sempat terjadi perlawanan. Salah satunya (oknum anggota polisi) ini menodongkan senpi rakitan ke anggota Tekab,” ungkap Rosef.

Setelah digelandang ke Mapolresta Bandar Lampung, YF mengaku sebagai anggota polisi berdinas di Polsek Sungkai Selatan, Lampung Utara. Keduanya saat ini masih dalam pemeriksaan.

Kedua tersangka bakal dijerat pasal penyalahgunaan narkoba dan kepemilikan senjata api rakitan.

“Setelah dibawa ke polres kduanya dibawa ke polres dia ngaku anggota. Ada KTA-nya. Sekarang kami sedang melakukan pengembangan,” pungkasnya.

Tori / Andiz

Pos terkait