Kementan Halal Bil Halal Secara Vcom, SYL: “Lockdown, Produksi Pangan Tidak Boleh Stop Petani Adalah Pahlawan”

JAKARTA – pantau24jam.com. Hari pertama kerja diawali dengan kegiatan Halal Bil Halal (HBH) lingkup Kementerian Pertanian dilaksanakan secara virtual dan dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian RI, DR. Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Kantor Kementan RI. Selasa, 26/05/2020.

Halal Bil Halal menghadirkan Ust Muh. Nur Maulana sebagai pembawa hikmah dihadiri Pejabat Eselon 1 lingkup Kementan, Staf Ahli Mentan, Staf Khusus Mentan, Pejabat Eselon 2 lingkup Kementan, Kepala UPT lingkup Kementerian Pertanian, segenap Pejabat Struktural lingkup Kementan beserta staf dan Pejabat Fungsional.

Acara diawali dengan laporan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Dr.Ir. Momon Rusmono, M.Si yang dilanjutkan dengan sambutan Menteri Pertanian.

Sekjend menyampaikan kegiatan HBH dilaksanakan di 1.016 titik dengan jumlah peserta kurang lebih 8000 orang yang ikut Vcom secara serentak.

Menteri Pertanian menyampaikan selamat Idul fitri kepada seluruh jajaran pegawai Kementerian Pertanian dan secara pribadi beliau memohon maaf atas segala khilaf, alfa dan kesalahan selama berinteraksi dan berkomunikasi.

“Lepaskan beban-beban dendam, sakit dan duka selama berinteraksi antara satu dengan yang lain. Saling memaafkan akan meningkatkan produktifitas kita untuk terus mengabdikan diri dalam kerja mengembangkan dunia pertanian”, ujar Syahrul Yasin Limpo.

“Suasana Covid memang membatasi ruang gerak kita, proses pencegahan dan penanganan telah maksimal dilakukan oleh pemerintah. Food security adalah hal yg menjadi penting. Industri banyak yang shutdown, dimana-mana lockdown, tapi produksi pangan tidak boleh berhenti. Oleh karena itu, pahlawan yang sesungguhnya dan harus tetap bergerak adalah petani”, terang SYL

“Masyarakat butuh makan dan satu-satunya yang bisa menyediakan pangan adalah petani. Food security menjadi tugas yg harus kita laksanakan. Seluruh Dirjen dan Kepala Badan tidak boleh berhenti. Harus kerja keras lagi”, tegasnya.

Tauziah Ustadz Muh Nur Maulana mengusung Tema “Momentum memperkuat sinergi dan etos kerja personil Kementan dalam menghadapi Pandemi COVID 19”.

Bulan Syawal artinya meningkat, siapa yang ingin mengetahui keberhasilan ramadhan, maka lihat setelah ramadhannya.

“Halal Bi Halal artinya saling menghalalkan (membersihkan diri) atau saling bersilaturahmi dan saling memaafkan atas semua salah dan khilaf”, tutur Ustadz Muh. Nur Maulana.

“Pertanian aktivitasnya adalah menanam. Apapun yang kita tanam maka akan semakin besar potensi untuk mendapatkan amal jariah. Ilmu Pertanian yang kita tebar akan menjadi amal jariah untuk kita nikmati manfaatnya sampai di akhirat”, pesan Nur Maulana.

Di akhir kegiatan Halal Bi Halal, Ustadz Muh Nur Maulana mengajak hadirin Vcom lingkup Kementerian Pertanian untuk berdo’a.

Andi Maryam / Andiz

Pos terkait