Dugaan Kasus Baku Tembak, Korban 5 Anggota Polres Memberamo Raya Dirawat Di RSUD Kawera Kasonaweja

  • Whatsapp

MAMBERAMO RAYA-PAPUA – pantau24jam.com. Dugaan terjadi kasus baku tembak, korban 5 anggota Polres Mamberamo Raya bertempat di Pos Pengamanan Satgas Yonif 755/Yalet di Kasonaweja. Ahad, 12/4/2020 sekira 07.15 WIT.

Sebanyak 20 anggota Polres Mamberamo Raya berkumpul di Pelabuhan Burmeso dan bergerak mendatangi Pospam Satgas 755 tanpa sepengetahuan Kapolres dan para perwira lain. Ahad, 12/4/2020 sekira pukul 06.00 Wit

Sekira pukul 07.15 Wit anggota Polres Mamberamo Raya para korban dipimpin BRIPKA John Tahapari, KBO Sabhara Polres Mamberamo Raya mendatangi Pos Pam Satgas Yonif 755 di Kasonaweja dengan maksud menyelesaikan masalah pengeroyokan terhadap BRIPDA Petrus Douw yang dilakukan oleh anggota Satgas Yonif 755.

Setelah Bripka John Tahapari dan anggota Polres Mamberamo Raya tiba di Pos kemudian Bripka John Tahapari menanyakan sebab pemukukan terhadap Bripka Petrus Douw, namun anggota Pos tidak terima baik dan langsung melakukan pemukulan terhadap Bripka John Tahapari selanjutnya anggota Pos mengeluarkan senjata dan melakukan pengejaran dan penembakan secara brutal terhadap anggota Polres Mamberamo Raya.

Adapun korban yakni, BRIPTU Marcelino Rumaikewi NRP 94030885 anggota Sat Reskrim Polres Mamberamo Raya, mengalami luka tembak pada leher bagian kanan sebanyak 1 kali, BRIPDA Yosias Dibangga NRP 99040613 anggota Sat Sabhara Polres Mamberamo Raya, mengalami luka tembak pada bagian leher kiri 1 kali.

BRIPKA Alva Titaley anggota Reskrim Polsek Mamteng, mengalami luka tembak pada paha kiri sebanyak 1 kali, BRIGPOL Robert Merien anggota SPKT mengalami luka tembak pada punggung belakang sebanyak 3 kali, BRIPTU Alexander Ndun anggota Reskrim Polres Mamberamo Raya, mengalami luka tembak pada paha kiri.

Latar Permasalahan
Pada hari jumat tanggal 10 April 2020 sekitar pukul 14.30 Wit Bripda Petrus Douw sewa motor Ojek di Pangkalan Ojek ujung kampung dari tukang ojek Rahman Sakai, dengan tarif Rp 50.000/jam.

Pada saat pulang ke pangkalan dan mengembalikan motor ojek, Bripda Petrus Douw memberikan uang kepada Rahman sebesar Rp. 50.000 untuk membayar ongkos sewa ojek namun Rahman tidak terima karena Bripda Petrus Douw sewa dan pakai motor sudah tiga jam sehingga terjadi pertengkaran mulut.

“Karena terjadi pertengkaran mulut teman-teman pangkalan ojek menghubungi (telfon) anggota Satgas Yonif 755 dan melaporkan kejadian tersebut selanjutnya anggota Satgas Yonif 755 sekitar 10 anggota mencari Bripda Petrus Douw dan melakukan pengeroyokan terhadap korban”, ujar inisial Leo yang enggan disebut namanya.

Selanjutnya korban pulang kerumah dan menceritakan permasalahan tersebut kepada beberapa anggota Polres Mamberamo Raya.

Pada Hari Sabtu 11/4/2020 pukul 21.00 Wit Kapolres Mamberamo Raya AKBP Alexander Louw, SH mengunjungi Bripda Petrus Douw dirumahnya dan menyampaikan kepada anggota Polres Mamberamo Raya yang pada saat itu berada di kediaman Bripda Petrus Douw agar tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan karena Kapolres sudah melakukan koordinasi dengan Dandim Kodim 1712 Sarmi, Pabung Mamberamo Raya, Danpos 755 untuk pagi ini menyelesaikan permasalahan tersebut.

Kapolres Mamberamo Raya AKBP Alexander Louw, SH dan Dandim Kodim 1712 Sarmi mengharapkan agar warga masyarakat tidak terpancing dan tidak terprovokatif dengan keadaan yang sudah kondusif.

Hingga berita ini dirilis, situasi aman dan terkendali. Saat ini para korban masih dirawat di RSUD Kawera Mamberamo Raya.

Wayang / 086

Related posts