Kades Lembang Lohe Bantah Penyelewengan Dana Bumdes di Kajang Bulukumba

  • Whatsapp

BULUKUMBA – pantau24jam.com. Kepala Desa Lembang Lohe angkat bicara terkait salah satu pemberitaan di televisi lokal Makassar

Dalam pemberitaan yang tayang di TV itu, Edy Haryono dituding melakukan penyelewengan Dana Bumdes Lembang Lohe, Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan

Kades yang terpilih kembali ini mengatakan penyelewengan Dana Bumdes yang dilaporkan oleh Agusalim di Polres Bulukumba dan tayang di salah satu televisi lokal Makassar, tidaklah benar

“Tidak benar, termasuk pemberitaan yang tayang di salah satu TV di Makassar, dikatakan saya melakukan penyalahgunaan dana Bumdes” ujar Kades Lembang Lohe, Edy Haryono, Kamis, 9/4/2020.

Edy sangat menyayangkan atas tudingan dan laporan terkait penyalahgunaan dana Bumdes.

“Seharusnya mereka klarifikasi baik bersama dengan Kepala Desa dan juga ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan melibatkan tokoh masyarakat”, bebernya

Menurut Edy, enam hari sebelum pasca pemilihan Kepala Desa Agusalim bersama Tim sukseksnya, dirinya dilaporkan dengan dugaan penyalahgunaan dana Bumdes.

Terkait Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebenarnya bergerak dibidang Peternakan, dan diakuinya bahwa yang namanya usaha tidak ada jaminan bahwa akan berjalan mulus

“Persoalan keuntungan akan kita raih, tetapi apa yang terjadi di Bumdes kami ini berhitung kerugian, dan tidak memperkaya diri, apalagi selaku Kepala Desa”, terangnya

Tak hanya itu, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tahu persis kondisi awal berdirinya Bumdes yang dianggarkan sekitar 10 ekor sapi.

Sementara Kegiatan pelaksanaan Bumdes masih dalam pengawasan Kepala Desa terpilih yang sebelumnya dikelola oleh Muh.Asri.

“Namun dalam perjalanannya Asri tersandung dengan kasus lain, sehingga pelaksanaan Bumdes beralih ke Muh.Aras” kata Edy

Disamping itu, Kepala Desa sangat menyayangkan lantaran tidak ada konfirmasi yang dilakukan oleh wartawan TV itu

Di tempat terpisah, Ketua BPD Lembang Lohe, Hamsing melalui via WhatsApp menilai bahwa terkait dugaan laporan penyalahgunaan dana Bumdes itu, sangat disayangkannya

Dia menyayangkan sikap dan tindakan yang dilakukan oleh Agusalim, karena telah melakukan bentuk penghinaan, atas laporan penyalahgunaan dana Desa melalui Bumdes. 

“Dilain sisi Hamsing menilai bahwa laporan terkait Bumdes dan lapangan sepak bola adalah sebuah konspirasi politik, untuk menjatuhkan Edy selaku kepala Desa terpilih”, katanya

Hamsing mengatakan, bahwa Agusalim salah satu Tim pemenangan Agus Ahmad waktu pilkades pada 5 Maret 2020.

Hal senada juga disampaikan oleh Umar selaku tokoh Pemuda di Desa Lembang Lohe

Dia menyebutkan, bahwa laporan dugaan penyalahgunaan dana Bumdes itu sangat disesalkan, apalagi mengatasnamakan dan mewakilkan masyarakat tentang adanya laporan terkait itu.

Sementara kurang lebih 12 tahun memimpin Desa Lembang Lohe Pembangunan disemua sektor aman-aman saja.

Sementara hasil pemeriksaan Inspektorat Desa Lembang Lohe dinyatakan bebas temuan.

“Kalau misalnya ada laporan seperti itu, lalu kemudian langsung dibenarkan, atau langsung diberitakan tanpa klarifikasi melalui Kepala Desa atau BPD itu sangat keliru”, ujar Umar

AB / Karaeng Pasang

Related posts