Polda Sulsel Fasilitasi Pemilik BB Untuk Disumbangkan Berupa Masker dan Hand Sanitizer ke RS di Makassar

  • Whatsapp

MAKASSAR – pantau24jam.com. Puluhan Ribu masker dan ratusan botol hand sanitizer yang sempat disita polisi akibat penyalahgunaan Izin usaha oleh pihak yang tak bertanggung jawab beberapa lalu di tengah lonjakan harga diserahkan kembali ke pemiliknya.

Namun setelah dikembalikan, pemilik barang bukti tersebut menyumbangkannya ke Rumah Sakit di Makassar untuk kebutuhan masyarakat dan petugas medis.

Kasubbid Penmas Polda Sulsel menjelaskan bahwa Polda Sulsel memfasilitasi kegiatan ini dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat terhadap barang-barang itu dalam menghadapi merebaknya COVID-19 di Indonesia.

“Ya, tadi semua pihak telah menandatangani berita acara, penyidk menyerahkan ke pemilik barang bukti dan pemilik menyumbangkannya ke Perwakilan Rumah Sakit, untuk keperluan masyarakat dan petugas”, ujar Kompol Arsyad, 25/03/2020

Sementara itu, Kasubdit 1 Direskrimsus Polda Sulsel Kompol Arisandi menegaskan pengembalian barang sitaan tersebut dan Polda Sulsel menginisiasi penyerahan barang bukti oleh pemilik ke pihak Rumah Sakit dalam acara penandatanganan Berita acara di Mapolda Sulsel.

Kegiatan tersebut dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat terhadap barang-barang yang dianggap langka dalam menghadapi merebaknya COVID-19 di Indonesia.

Andrey dari CV.Intraco dan Hady Julansyah pemilik ribuan masker dan Hand Sanitizer menyatakan, ini dilakukannya sebagai wujud kepedulian kepada pihak yang membutuhkan, dalam usaha melawan virus corona.

Demikian pula yang dikatakan Karumkit Bhayangkara Makassar, Kombes Pol Dr. Farid Amansyah bahwa barang bukti masker dan Hand Sanitizer ini diperuntukkan untuk seluruh Rumah Sakit di Makssar yang memang sangat membutuhkan.

“Barang-barang tersebut sangat dibutukan Rumah sakit dalam menaggulangi virus corona ini, nantinya seluruh barang –barang ini akan didistribusikan ke beberapa Rumah Sakit diantaranya, RS. Wahidin, RS. Pelamonia, RS, Tajuddin Chalik dan RS. Haji”, ungkap Dr.Farid

Andiz / Kr Pasang

Related posts