Ka.Kemenag Pantau UAMBN-BK MTs Memasuki Hari ke-2 tetap Berjalan Lancar di Jeneponto

  • Whatsapp

JENEPONTO – pantau24jam.com. Sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh Pemerintah bahwa ujian akhir Madrasah berstandar Nasional berbasis Komputer berlangsung 3 hari dari tanggal 16 hingga 18 Maret 2020.

Ujian akhir Madrasah Berstandar Nasional berbasis Komputer dengan 3 mata pelajaran Agama, sembilan Fiqhi, Al Qur’an Hadits dan Sejarah Kebudayaan Islam.

Dari 33 Penyelenggara UAMBN-BK Tingkat Madrasah Tsanawiyah (Mts) dilingkup Kementerian Agama dari jumlah keseluruhan 53 Madrasah se Kab. Jeneponto dapat berjalan lancar sesuai harapan masing-masing penyelenggara.

Kepala Kantor Kemenag Jeneponto Sebut H. Saharuddin sebelum menghadiri rapat operasional Bidang Haji pada Kanwil Kemenag. Prov. Sul-Sel sejenak memantau pelaksanaan ujian di MTs Negeri 3 Jeneponto.

Dari hasil Pantauan yang dimulai kemarin, senin, 16/03/2020 di Madrasah tetap menekakan disamping tetap melaksanakan ujian, para panitia dan pengawas serta para siswa dan siswi tetap memperhatikan himbauan Pemerintah.

Baik itu Pemerintah Pusat, Provinsi maupun Kabupaten yaitu tetap menjaga kesehatan dan pola hidup sehat, mencuci tangan dan yang terpenting perbanyak berdo’a dan berzikir agar dalam pelaksanaan ujian menghasilkan nilai yang terbaik dan sukses dan terhindar dari hal-hal yang signifikan.

Dalam pelaksanaan ujian ini sampai berakhir ujiannya yang tidak hanya tiga hari ini ujian namun masih berlanjut lagi dengan UNBK. Sebut H. Saharuddin.

“Terkait dengan tersebarnya berita maupun surat edaran untuk meliburkan anak sekolah karena Virus Corona ini, bahwa proses ujian tetap dilaksanakan sambil menunggu kebijakan dari Kanwil Kemenag. Prov.Sul-Sel dan Pemerintah Setempat yang dalam hal ini Edaran Bupati Jeneponto”, paparnya.

Di kesempatan lain, Kepala Kantor Kemenag Jeneponto berharap dan menyatakan ujian dapat berjalan lancar dan sukses dan seluruh Karyawan/Karyawati tetap tenang dan jangan panik adanya virus corona, tapi perlunya mencegah sejak dini yaitu agar mengurangi aktifitas yang mengundang banyak orang.

“Terkait mewabahnya virus corona saya berpesan, hal-hal yang sifatnya tak terlalu penting agar di tunda dan berdo’a agar terhindar dari semua itu tapi tetap disertai dengan usaha pola hidup sehat dan berolah raga dan tetap waspada”, jelas H.Saharuddin

Fhr / Kr Pasang

Related posts